Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sibuk Kritik Anies hingga Heru Budi, Ahok Ditantang Mundur dari Jabatan Komisaris Utama: Jangan-Jangan Dia....

Sibuk Kritik Anies hingga Heru Budi, Ahok Ditantang Mundur dari Jabatan Komisaris Utama: Jangan-Jangan Dia.... Kredit Foto: Instagram/Basuki Tjahaja Purnama
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai vokal mengkritik dan merespons beberapa tokoh politik. Misalnya, Anies Baswedan yang akan maju sebagai calon presiden dalam pilpres 2024 dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Hal ini lantas disorot oleh pengamat politik sekaligus ahli hukum tata negara Refly Harun. Menurutnya, jika Ahok berkeinginan masuk kembali ke gelanggang politik, baiknya mantan gubernur DKI ini harus melepas jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Baca Juga: Loyalis Anies Makin Lantang Balas Ahok yang 'Pintar Ngomong': Beda sama yang Pandai Memaki

"Kalau dia mau berpolitik, maka ya dia lepaskan dong jabatan sebagai Komisari Utama," tutur Refly seperti dikutip Suara.com melalui unggahan di kanal YouTube-nya Refly Harun pada Sabtu (12/11/22). 

Menurut Refly, jika memang Ahok ingin kembali berpolitik, ia harus berhenti dari jabatan Komut. Seperti yang dilakukan oleh Komisaris Utama PT Transjakarta Sudirman Said. Kini, Sudirman Said mengundurkan diri dari jabatan Komut karena ingin fokus memenangkan Anies Baswedan sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024.

"Kalau mau ikut tim kampanye berhenti dulu sebagai Komisaris Utama Pertamina," terang Refly.

"Sudirman Said sudah mencontohkan. Karena dia mau mendukung pencapresan Anies, keluar dia sebagai Komisaris Utama PT Transjakarta," imbuhnya.

Namun, jika Ahok hanya ingin berkomentar tanpa ada keinginan untuk terjun ke dunia politik, menurut Refly hal tersebut sah-sah saja.

"Tapi kalau tidak mau berpolitik cuma komentar-komentar aja boleh," ujarnya.

Dalam pernyataannya, Refly menduga Ahok ingin masuk ke gelanggan politik dan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub).

"Jangan-jangan dia mau ikut lagi Pilgub. Itu nggak masalah, artinya sangat mungkin juga," tambah Refly.

Refly kemudian memberi saran, jika memang Ahok berminat kembali ke dunia politik, maka ia harus melepaskan jabatannya di Pertamina sejak dini, meskipun Pilgub dilaksanakan masih beberapa tahun mendatang.

Baca Juga: Kritik Baliho Erick Thohir, Gus Umar: Demi Cawapres NU Jadi Gini

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Suara.com.

Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel: