Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pasang Target, Sekjen Golkar: Nggak Ada Istilah Kalah, Harus Menang!

Pasang Target, Sekjen Golkar: Nggak Ada Istilah Kalah, Harus Menang! Kredit Foto: Twitter/Airlangga Hartarto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menjelang pemilu 2024 partai dan aktor politik mulai memasang target mereka. Mengenai hal ini, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus menegaskan, Partai Golkar menargetkan kemenangan dalam Pilpres 2024 nanti dan tak ada istilah kalah. Begitu pun dengan Pileg yang menurutnya 20 persen kursi di DPR harus diraih.

Pernyataan tersebut disampaikan Lodewijk dalam acara pembukaan Pendidikan Politik Bidang Komunikasi dan Informasi DPP Partai Golkar di Hotel Sultan Jakarta, Senin (21/11/2022).

"Kita juga sudah punya target, kita harus menang, Pilpres minimal menang, karena nggak ada istilah kalah dalam Pilpres. Nggak ada juara dua atau tiga, nggak, harus menang. Kedua, Pileg, kita harus menang 20 persen kursi di DPR RI. Kalau kita breakdown, sama," kata Lodewijk.

Baca Juga: Halo Golkar… Kalau Airlangga Nggak Jadi Nyapres, Jangan Pilih Ganjar Pranowo, Mending Anies Baswedan Aja! Refly Harun: Untungnya Jauh!

Menurutnya, apa yang ditargetkan tersebut bukan target yang muluk-muluk. Pasalnya, kata dia, Golkar pernah meraih suara di Pemilu mencapai 21 persen.

"Tapi kita pernah 21 persen, jadi bukan suatu yang muluk, setara dengan 115 kursi. Kemudian untuk pilkada, kita targetkan menang 60 persen. Bukan hal yang aneh juga. Kenapa? Pilkada terakhir tahun 2020 lalu, kita menang 61,11 persen. Luar biasa. Jadi itu bukan sesuatu yang aneh," ungkapnya.

Baca Juga: Nggak Ada Angin Nggak Ada Hujan, dokter Tifa Bikin Geger Sebut Anies Baswedan Perlu Belajar dari Grace Natalie PSI: Kenapa Nggak Dari Dulu?

Lebih lanjut, Lodewijk mengatakan, target yang ia beberkan tersebut sudah ditentukan langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Menurutnya, roadmap sudah diatur mulai 2023, sehingga Media Penggalangan Opini Golkar diminta bekerja lebih aktif.

"Dan untuk mencapai ke sana, roadmap sudah disusun. Tahun 2021 itu permainan MPO. Kita sudah pasang baliho, kita bermain di media social. Apakah selesai 2021? Tidak," katanya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: