Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

13 Tahun Kasus Tumpahan Minyak Montara, Luhut: Harusnya Selesai sebelum Zamannya Jokowi!

13 Tahun Kasus Tumpahan Minyak Montara, Luhut: Harusnya Selesai sebelum Zamannya Jokowi! Kredit Foto: Rena Laila Wuri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan perkembangan terkait penanganan kasus tumpahan minyak Montara di Laut Timor yang terjadi pada 2009, Kamis (24/11/2022).

Luhut mengungkapkan, perusahaan minyak dan gas Thailand, PTT Exploration and Production (PTTEP), siap membayar 192,5 juta dolar Australia atau sekira Rp2,02 triliun (kurs Rp10.500) untuk pihak terdampak kasus tumpahan minyak Montara.

Baca Juga: Wamen LHK Alue Dohong: Pemerintah Siapkan Tuntutan Perdata Lingkungan Hidup dalam Kasus Montara

Uang tersebut sebagai bentuk ganti rugi bagi 15 ribu lebih petani rumput laut dan nelayan yang kehilangan mata pencaharian di kawasan Laut Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat kasus Montara ini. "Mereka akan membayar 192,5 juta dolar Australia," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (24/11/2022). 

Kasus tumpahan minyak Montara berjalan cukup panjang. Bahkan, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sempat kesal. "Terus terang saya kesal ini karena harusnya selesai sebelum zaman Presiden Jokowi. Namun, sudahlah kita jangan cari yang lalu," ujarnya.

Luhut menambahkan, meskipun ada pergantian kepemimpinan, pemerintah bakal terus memperjuangkan kasus ini. Seperti diketahui, masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan lengser pada tahun 2024.

Baca Juga: Mendag Zulkifli: Pembelian Minyakita Lebih dari Lima Liter Wajib Tunjukkan KTP

Penulis: Rena Laila Wuri
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: