Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mantan Petinggi Komnas HAM Ini Minta Masyarakat Akui Prestasi Anies Baswedan

Mantan Petinggi Komnas HAM Ini Minta Masyarakat Akui Prestasi Anies Baswedan Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

Eks Wakil Ketua Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron meminta masyarakat mengakui prestasi yang telah diukir oleh bakal calon presiden Partai Nasdem, Anies Baswedan.

"Selama ini Anies diframing sebagai intoleran dan sebagainya. Padahal rekam jejak dia selama memimpin tidak seperti itu. Ia berhasil membangun Jakarta dengan karakter kesetaraan dan inklusif,” ujar Nurkhoiron kepada wartawan ditulis Sabtu (3/12/2022).

Selain itu Nurkhoiron menyebut masyarakat harus mengakui secara obyektif Anies telah melahirkan berbagai prestasi selama menjadi Kepala Daerah.

Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Anies Baswedan Sukses Berpolitik Independen: Ini Contoh Partai di Indonesia Gagal Lakukan Kaderisasi!

Ia mencontohkan seperti bantuan tempat ibadah untuk semua agama serta pemberian ijin pendirian kuil bagi kelompok Hindu Tamil di Jakarta.

"Anies juga tak pernah mendiskriminasi warga, termasuk diskriminasi ekonomi dalam bentuk penggusuran orang miskin yang sebelumnya kerap terjadi,” ucapnya.

Ia juga menyayangkan maraknya berita bohong atau hoaks yang terus diproduksi untuk kepentingan politik elektoral. 

Pengurus Lakpesdam PBNU tersebut menyoroti masih banyak informasi yang keliru dan menyesatkan terkait Anies Baswedan.

Maraknya hoaks ini terjadi khususnya setelah pendeklarasian Anies sebagai Calon Presiden oleh Partai Nasdem.


Baca Juga: Agar NasDem Maksimal Dapat Magis Anies Baswedan, Rocky Gerung Sebut Surya Paloh Harus Ambil Risiko Berhadapan dengan Istana: Kalau Ganjar...

Karena itu, kata Nurkhoiron, ia mengimbau agar produksi informasi hoaks yang digunakan untuk ’menyerang’ Anies di media sosial dapat dihentikan. Sebab, hal ini merupakan perbuatan yang bertentangan dengan semangat demokrasi.

"Kita boleh mendukung atau tidak mendukung siapapun, tapi bukan dengan cara menyebarkan hoax dan ujaran kebencian,” tuturnya.

Baca Juga: Soal Duet Anies-Khofifah, Anak Buah AHY: Habis Itu Keduanya Diperiksa KPK

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Suara.com.

Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty

Bagikan Artikel: