Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Banyak yang Teriak Safari Politik Anies Bermasalah, Simak Nih! Eks Komisioner KPU Buka Suara: Apa yang Dilanggar?

Banyak yang Teriak Safari Politik Anies Bermasalah, Simak Nih! Eks Komisioner KPU Buka Suara: Apa yang Dilanggar? Kredit Foto: Antara/Iggoy el Fitra
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggapan Anies Baswedan curi start kampanye dipatahkan oleh eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Gumay. Dia angkat bicara soal pelaporan bakal calon presiden (capres) dari Partai NasDem itu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Hadar mengatakan, Anies tak bisa disebut mencuri start kampanye karena memang tahapan kampanye belum ada. Begitu juga dengan capres maupun calon wakil presiden (cawapres) resmi dari KPU.

Baca Juga: Capresnya 'Disenggol', NasDem Langsung Pasang Badan: Bela Anies Habis-habisan!

"Setahu saya (kegiatan Anies) tidak (melanggar aturan). Tahapan kampanye itu kan belum ada. Calon peserta Pemilu, khsusnya Pemilu Presiden dan yang lain pun belum ada. Jadi, ya enggak ada aturannya," ujar Hadar saat dikonfirmasi, Kamis (8/12/2022).

Menurut Hadar, Anies merupakan warga biasa yang sekadar membuat acara dan kemudian didatangi banyak orang. Urusan Anies dalam hal ini hanya dengan pihak keamanan atau pemerintah setempat untuk penyelenggaraan kegiatan.

"Kalau seorang warga mau bikin kegiatan ya kegiatan sepanjang itu diizinkan oleh pihak keamanan atau apa, ya seharusnya diizinkan ya tidak masalah," ucapnya.

Selain itu, kegiatan bisa tergolong kampanye jika memang memenuhi beberapa unsur. Misalnya, ada tim kampanye, tokoh politik, calon yang ditetapkan, dan partai politik peserta pemilu.

"Jadi kalau sekarang para calon itu belum ada, partai politik peserta pemilu belum ada, apalagi tim kampanye. Ya berarti tidak ada aturannya yang bisa diterapkan gitu," katanya.

Baca Juga: Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi Sambangi Desa Budaya Kertalangu

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Suara.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel: