Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Namanya Masuk Bursa Cawapres Pendamping Anies Baswedan, Mahfud MD Ogah Pusing: Tak Bisa Dilarang

Namanya Masuk Bursa Cawapres Pendamping Anies Baswedan, Mahfud MD Ogah Pusing: Tak Bisa Dilarang Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K

Menurutnya, soliditas Koalisi Perubahan harus tetap terjaga. Apalagi sudah mendapatkan satu tiket untuk mengusung Anies di Pilpres 2024. Artinya, memenuhi syarat ambang batas minimal alias presidential threshold 25 persen yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu.

"Saya sayang sekali, (koalisi) yang sudah punya tiket seperti Anies ini pecah hanya karena ingin calon pendampingnya dari luar, lalu merusak kekompakan dan soliditas," sebut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Mengenai dirinya yang digadang-gadang menjadi pendamping Anies, Mahfud tak mau menanggapi serius. "Anggap saja bunga-bunga demokrasi. Menurut saya tidak apa-apa. Lagian saya dan Anies itu, adik lah ya, ya dinda dan kanda," imbuh dia.

Baca Juga: Warga Gusuran Ahok Ngaku KTP Mereka Sempat Dibekukan, Langkah Serius yang Dilakukan Anies Baswedan Dibongkar: Kami Dibuatkan...

Mahfud dan Anies memang memiliki kedekatan. Mereka pernah bersama-sama di Korps Alumni Himpunan (KAHMI). Keduanya juga sama-sama lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM). Mahfud juga punya kedekatan dengan keluarga Anies.

"Di kampus kami punya hubungan historis yang panjang sejak Anies masih kecil. Ibunya aja sekarang masih WA-an dengan saya,” akunya.

Di internal Koalisi Perubahan, munculnya nama Mahfud ditanggapi beragam. PKS tak keberatan dengan munculnya nama Mahfud untuk mendampingi Anies. Sedangkan Demokrat tegas menolak.

Bagi PKS, semua calon memiliki peluang yang sama untuk mendampingi Anies. PKS menilai keputusan cawapres akan ditindaklanjuti bersama koalisi dan Anies sebagai capresnya. "Semuanya nanti akan dibahas oleh koalisi dan Anies Baswedan selaku capres," ucap Juru Bicara PKS M Iqbal.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai, Mahfud punya banyak investasi politik untuk maju di Pilpres 2024.

"Minimal sangat layak untuk maju sebagai cawapres, bisa berdampingan dengan siapa pun," yakin Adi, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Apalagi, setelah Mahfud mengungkap kasus-kasus besar. Saat ini, Mahfud sedang memanen banyak simpati publik karena ketegasan dan dedikasinya terhadap persoalan penegakan hukum di Indonesia. Karena itu, Adi memprediksi, Mahfud potensial maju di Pilpres 2024.

"Itu cukup luar biasa, menurut saya. Pak Mahfud MD jadi buah bibir dikaitkan dengan sosok yang dinilai cukup pantas untuk bisa maju di Pilpres 2024," pungkas pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Bayu Muhardianto

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: