Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Surya Paloh Disebut Tak Diundang Jokowi di Acara Silaturahmi Ketum Parpol Istana, Elite NasDem: Sedang di Luar Negeri

Surya Paloh Disebut Tak Diundang Jokowi di Acara Silaturahmi Ketum Parpol Istana, Elite NasDem: Sedang di Luar Negeri Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G. Plate angkat suara soal kabar Ketua Umumnya yakni Suyra Paloh tak hadir di silaturahmi Ketum Parpol Istana yang diakdan Jokowi.

Ia menjelaskan Surya Paloh tidak menghadiri pertemuan partai politik koalisi pengusung pemerintahan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (2/5) malam. Paloh tidak datang karena memang sedang berada di luar negeri.

"Pak Surya Paloh di luar negeri, baru sampai kemarin siang, baru balik," kata Plate kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Kendati demikian, Johnny mengaku tidak tahu apakah Surya Paloh diundang oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan itu.

Baca Juga: Kubu Lawan Mohon Siap-siap! Dukungan dari Jusuf Kalla (JK) dan SBY Bakal Buat Anies Baswedan Lancar Jaya Jadi Presiden di 2024

Johnny mengatakan pada saat pertemuan parpol koalisi tersebut, dirinya sedang berada di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, untuk melakukan pengecekan kesiapan KTT ASEAN ke-42.

Di sisi lain, Johnny menegaskan kembali komitmen Nasdem yang akan terus bersama Presiden Jokowi hingga masa jabatannya habis, meskipun Nasdem telah mengumumkan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden untuk Pemilu 2024.

"Komitmen Nasdem yang tidak tergoyahkan dari awal itu adalah komitmen kami bersama-sama Pak Jokowi dari tahun 2014, tahun 2019, dan komitmennya bersama Pak Jokowi sampai selesai masa tugasnya dengan baik," katanya.

"Itu komitmen Nasdem, kita tidak akan geser dari sana. Setelah 2024 ke sana, itu kan lain soal," ujar Johnny menambahkan.

Baca Juga: Jokowi Tak Undang Surya Paloh, Pertemuan dengan Ketum Parpol Pro Pemerintah Bahas Soal Reshuffle Kabinet? Ternyata...

Pria yang juga menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika itu turut merespons anggapan bahwa Nasdem tidak kompak dengan parpol koalisi pendukung Jokowi karena mendeklarasikanAnies sebagai bakal calon presiden.

Menurut Johnny, hal itu wajar sebagai sebuah dinamika politik. "Kalau soal anggap menganggap itu namanya dinamika politik, yang penting komitmennya," imbuhJohnny.

Sebelumnya, pada Selasa (2/5) malam, Presiden Jokowi mengundang jajaran petinggi parpol koalisi pemerintah melakukan pertemuan di Istana Merdeka.

Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Plt. Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

sumber : Antara

Baca Juga: Satgas Pangan Pantau Stok-Harga Sembako di Pasar Kreneng Denpasar

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: