Subsidi Kendaraan Listrik Dapat Kritik dari Anies Baswedan, Opung Luhut Curhat: Saya Kadang Berkelahi dengan Menteri Keuangan!
Luhut Binsar Pandjaitan bercerita soal perjuangannya untuk mewujudkan subsidi kendaraan listrik di tanah air.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) tersebut, karena mendorong terealisasinya kebijakan itu, tak jarang dirinya harus berkelahi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dalam hal ini, Luhut mempertahankan kebijakan tersebut demi menekan emisi karbon.
"Electric vehicle (EV) itu saya dorong habis-habisan. Saya kadang berkelahi dengan Kemenkeu. Mereka bilang, 'wah ini insentif'. Ini kan carbon emission harus kita dorong, kasih insentif juga. Kita harus secepat mungkin membuang bus, sepeda motor, sama mobil yang karbon emisinya tinggi," kata Luhut saat ditemui di The Westin Jakarta, Selasa (9/5).
Luhut juga menjelaskan bahwa sebenarnya mudah bagi Indonesia untuk menerapkan kebijakan subsidi kendaraan listrik. Pasalnya, Indonesia tinggal mengikuti benchmark, yakni Vietnam dan Thailand.
"Gampang kok, benchmark saja dengan Thailand atau Vietnam. Kalau Vietnam Thailand bisa kasih, masa kita gak bisa?," tandasnya.
Baca Juga: Opung Luhut Datang ke Markas NasDem, Demokrat Percaya Surya Paloh Tak Akan Berkhianat
Diberitakan sebelumnya, bakal Calon Presiden (capres) Anies Baswedan melemparkan kritik kepada pemerintah soal kebijakan subsidi kendaraan listrik. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan solusi untuk menghadapi tantangan masalah lingkungan hidup.
Pernyataan itu disampaikan Anies kepada ribun pendukungnya melalui pidato politik dalam deklarasi dukungan dari Relawan Amanat Indonesia (Anies) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (7/5).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Bayu Muhardianto
Tag Terkait:
Advertisement