Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Menko Airlangga: APBN 2024 Dirancang Fokus Rampungkan Proyek Pembangunan Nasional

Menko Airlangga: APBN 2024 Dirancang Fokus Rampungkan Proyek Pembangunan Nasional Kredit Foto: Kemenko Bidang Perekonomian
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa RAPBN 2024 salah satunya difokuskan untuk menyelesaikan berbagai proyek pembangunan nasional pada tahun 2024.

"Dengan mengusung tema 'Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan', Kebijakan Fiskal Tahun 2024 akan ditempuh melalui optimalisasi tiga fungsi utama APBN, yaitu alokasi, distribusi, dan stabilisasi. Kebijakan ini juga dirancang untuk akselerasi target dan prioritas pembangunan nasional," jelas Airlangga, dikutip Jumat (18/8/2023).

Baca Juga: Sri Mulyani: Postur RAPBN 2024 Makin Sehat, Defisit Turun Tajam

Airlangga juga menyampaikan, postur RAPBN 2024 menargetkan pendapatan negara sebesar Rp2.781,3 triliun, alokasi belanja negara sebesar Rp3.304,1 triliun, keseimbangan primer negatif sebesar Rp25,5 triliun yang didorong bergerak menuju positif, serta defisit anggaran sebesar 2,29% dari PDB atau sebesar Rp522,8 triliun.

Dia melanjutkan, dengan turut memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% dan inflasi dijaga pada kisaran 2,8%, RAPBN 2024 juga diharapkan akan mendorong kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui tingkat inflasi yang relatif rendah dan terkendali serta indikator sosial yang membaik.

"Implementasi berbagai program stabilisasi harga berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan pengendalian inflasi dalam negeri," ujar Airlangga.

Lebih jauh, Airlangga berharap arsitektur APBN 2024 akan mampu merespons dinamika perekonomian; menjawab tantangan; dan mendukung agenda pembangunan dan kesejahteraan secara optimal.

Selain itu, juga mempercepat transformasi ekonomi; menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan; melindungi daya beli masyarakat dari goncangan; serta menjaga agar postur APBN tetap sehat dan berkelanjutan dalam jangka menengah-panjang.

Baca Juga: Industri Perkebunan Berpegang Teguh Pada Konsep Bisnis Berkelanjutan

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Alfida Rizky Febrianna
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: