Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tingkatkan Awareness Pasar Modal Syariah, BEI Gelar SUBSTORY 2023

Tingkatkan Awareness Pasar Modal Syariah, BEI Gelar SUBSTORY 2023 Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja sama dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan Surabaya Sharia Investor City (SUBSTORY) 2023 pada Sabtu (25/11).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan awareness pasar modal syariah dan sebagai bentuk apresiasi bagi daerah yang memiliki kontribusi besar dalam pertumbuhan investor syariah. Acara ini diselenggarakan di DoubleTree Hotel Surabaya dan disiarkan secara live melalui YouTube Indonesia Stock Exchange, serta IDX Islamic.

Baca Juga: Makin Sumringah, IHSG Jeda Sesi Pertama Tuai Apresiasi 0,44%

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, dalam sambutannya mengatakan bahwa SUBSTORY 2023 merupakan gelaran event yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal syariah. Selain itu, SUBSTORY 2023 juga diselenggarakan sebagai bagian dari kampanye Aku Investor Saham. 

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur, Dedy Patria turut mengajak masyarakat m untuk berinvestasi pada produk-produk pasar modal syariah yang sudah memiliki banyak variasi. “Saatnya kita meningkatkan supply dan demand pasar modal syariah yang memiliki kontribusi terhadap perekonomian Jawa Timur dan Indonesia."

Pada acara tersebut, BEI memberikan penghargaan "Jawa Timur Provinsi Investor Syariah" yang secara resmi diterima oleh Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Joko Irianto.

"Pasar modal syariah bukan hanya menciptakan peluang investasi tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Jawa Timur sebagai provinsi yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pasar modal syariah, patut mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh," ungkapnya. 

Acara itu dilanjutkan dengan pemberian apresiasi bagi Anggota Bursa (AB) penyedia layanan Sharia Online Trading System (SOTS) dan investor syariah pemenang IDX Islamic Challenge 2023 dengan total nilai hadiah lebih dari Rp250.000.000,00. 

PT Phintraco Sekuritas mendapatkan apresiasi sebagai AB-SOTS Terbaik Kategori Jumlah Peserta Aktif Terbanyak, PT Mandiri Sekuritas sebagai AB-SOTS Terbaik Kategori Nilai Transaksi Terbesar, PT MNC Sekuritas menjadi AB-SOTS Terbaik Mitra Penyelenggara IDX Islamic Challenge, serta Diah Annisa Muharani yang merupakan investor syariah di PT FAC Sekuritas Indonesia sebagai investor syariah terbaik pada IDX Islamic Challenge 2023.

Baca Juga: BEI Sebut Sejumlah Keistimewaan SPPA untuk Pelaku Perdagangan EBUS

Selanjutnya, terdapat pula penghargaan untuk peserta terbaik dalam program duta pasar modal syariah yang merupakan inisiatif baru BEI pada tahun 2023, yaitu Program Investa Rangers dan Program Investroopers. Program Investa Rangers merupakan program duta pasar modal syariah dari kalangan santri yang telah melakukan literasi pasar modal syariah di lingkungan pesantren.

Sementara Program Investroopers merupakan pengembangan program duta pasar modal syariah dengan tujuan utama tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga inklusi pasar modal syariah di berbagai segmen masyarakat. Peserta terbaik dari program tersebut adalah Ilham Khasib dari Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi sebagai Investa Rangers Terbaik dan Abdul Latif Khair Damanik sebagai Investroopers Terbaik.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi talk show dan penampilan oleh band Drive. Talk show pada SUBSTORY 2023 terdiri dari dua sesi dengan tema yang berbeda. Talk show sesi pertama mengangkat tema “Investor Syariah Pahlawan Pembangunan Ekonomi Negara” yang dipandu Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh dengan narasumber Analis Senior Direktorat Pengembangan Pasar Modal dan Pasar Modal Syariah OJK Dien Sukmarini, Pemerhati Pasar Modal Syariah Dr. Leo Herlambang, dan Islamic Financial Planner Greget Kalla Buana.

Baca Juga: Berkah Reksa Dana Insight Haji Syariah, Insight IM Kembali Realisasikan Mimpi Jemaah Umrah

Talk show sesi kedua mengangkat tema “Wanita adalah Pahlawan Keuangan Keluarga” yang dipandu oleh Kepala Inkubator Pengembangan Wilayah 2 BEI Cita Mellisa dan dihadiri oleh beberapa narasumber perempuan yang kompeten dari berbagai latar belakang, yaitu Public Figure dan Momfluencer Arumi Bachsin, Founder Ngerti Saham dan Investor Saham Pemula Frisca Devi, dan Perencana Keuangan Nurfitria Pratiwi.

Penyelenggaraan SUBSTORY 2023 ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal syariah di Indonesia dalam bentuk pertumbuhan jumlah investor syariah, kemudian meningkatkan awareness pasar modal syariah Indonesia, serta menyediakan sebuah forum silaturahmi stakeholders pasar modal syariah.

Baca Juga: Untuk B100, Pengusaha Sawit: Minimal Butuh Pasokan CPO 36 Juta Ton Per Tahun

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: