Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Posko Nasional RAFI 2024 Ditutup, Kementerian ESDM: Seluruh Subsektor Berstatus Aman

Posko Nasional RAFI 2024 Ditutup, Kementerian ESDM: Seluruh Subsektor Berstatus Aman Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan penutupan Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tahun 2024 Periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI). Sepanjang berlangsungnya periode ini, kondisi pada subsektor minyak dan gas bumi (migas) serta ketenagalistrikan pada umumnya diklaim berada pada status aman. 

Pada subsektor migas, Stock dan Coverage Days BBM berkisar antara 4 sd 62 hari. BPH Migas bersama Badan Usaha Retail BBM menyiagakan, baik Terminal BBM, SPBU, DPPU, Penyalur, Microsite, hingga kios dan motorist untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama arus mudik dan arus balik.

“Penyaluran selama periode Posko RAFI 2024 dibandingkan rata-rata penyaluran normal untuk bensin naik sebesar 18,1% dan avtur naik sebesar 10,7 %, sedangkan gasoil turun sebesar 26,6 %,” ungkap Kepala BPH Migas Erika Retnowati dalam Konferensi Pers Penutupan Posko Nasional Sektor ESDM Tahun 2024 Periode RAFI, Jumat kemarin (19/4). 

Baca Juga: Kementerian ESDM Tahan Harga BBM Hingga Juni

Sementara untuk Liquefied Petroleum Gas (LPG/Elpiji), baik penyaluran maupun stok terpantau dalam kondisi aman. “Penyaluran LPG tertinggi selama periode Satgas RAFI 2024 terjadi pada tanggal 8 April 2023 yaitu sebesar 33.689 MT atau naik sebesar 18,3% dari penyaluran normal sebesar 28.468 MT,” papar Erika.

Untuk sektor Gas Bumi, selama Posko Nasional Rafi 2024 berlangsung, secara umum tidak mengalami kendala dan dalam keadaan aman. Posko mencatat penyaluran gas tertinggi tanggal 3 April sebesar 902 BBTUD dan terendah tanggal 10 April (H-1) sebesar 599 BBTUD, penyaluran Niaga Gas pada H0 sebesar 638 BBTUD dan H+1 sebesar 647 BBTUD.

Adapun subsektor listrik, kondisi pasokan tenaga listrik di wilayah pengusahaan PLN umumnya berada pada kondisi pasokan listrik aman. Pada Hari Raya Idulfitri, 23 sistem dalam kondisi normal dan 1 sistem dalam kondisi defisit, yakni sistem Bau-Bau.

Baca Juga: Kementerian ESDM: Aktivitas Gunung Ruang Terus Meningkat Pasca Erupsi

"Pemadaman pada sistem Bau-bau terjadi pada saat Beban Puncak malam sebesar 1,33 MW, Sistem Siaga pada beban Puncak Siang. Adapun Rincian Daya Mampu Pasok (DMP) Nasional sebesar 52.454,77 MW dan Beban Puncak (BP) sebesar 31.213,56 MW," tambah Erika.

Atas semua pencapaian tersebut, Erika menyampaikan penghargaan kepada seluruh pemangku kepentingan atas sinergi dan kolaborasi selama Posko Nasional Sektor ESDM Tahun 2024 Periode RAFI berlangsung.

“Melalui semangat Kolaborasi dan Sinergitas para anggota posko serta Sinergitas antar instansi yang baik, Posko Nasional Sektor ESDM telah berjalan lancar dan masyarakat Indonesia dapat merayakan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 dengan aman dan gembira. Terima kasih yang sebesar-besarnya dan kami mohon maaf atas segala kekurangannya," tutup Erika

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: