Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

PLN Raih Peringkat Tertinggi di Fortune 500 Sektor Utilities se-Asia Tenggara

PLN Raih Peringkat Tertinggi di Fortune 500 Sektor Utilities se-Asia Tenggara Kredit Foto: PLN
Warta Ekonomi, Bandung -

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) berhasil menjadi pemimpin di Fortune 500 bidang Utilities: Gas and Electric se-Asia Tenggara. Transformasi berbasis digital secara end to end, menjadikan PLN sebagai perusahaan nasional terdepan yang diakui di kancah global. Adapun PLN menjadi perusahaan utilitas (kelistrikan) terbaik di antara 25 perusahaan lain sejenis dengan menduduki peringkat keenam.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Transformasi bisnis yang dilakukan perusahaan membuat PLN menjadi lebih lincah dalam mengekspansi bisnis, sehingga mampu mencetak prestasi menjadi perusahaan utilities yang paling terkemuka se-Asia Tenggara.

Baca Juga: Raih Keberkahan Lewat Berkurban, PLN UIP JBT Sumbangkan 52 Hewan Kurban pada Idul Adha 1445 H

"Khususnya untuk sektor kelistrikan, PLN tak hanya mampu memberikan pelayanan terbaik, namun juga terus menjalankan mandat melistriki masyarakat di pelosok daerah. Capaian ini bukan untuk PLN, tetapi untuk nama baik bangsa Indonesia," kata Darmawan dalam keterangan resminya, Jumat (21/6/2024).

Tercatat, PLN meraih pendapatan sebesar US$32,01 miliar dengan raihan laba PLN menjadi US$1,44 miliar. PLN juga mencatatkan aset sebesar US$108,51 miliar dengan total serapan tenaga kerja mencapai 51.245 orang. 

"Raihan positif ini tentu sejalan dengan visi PLN menjadi Top 500 Global Company. Kami berterima kasih atas kepercayaan serta dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah sehingga PLN menjadi perusahaan yang kokoh untuk terus menjaga kemandirian dan ketahanan energi nasional," ungkapnya.

Editor Eksekutif Fortune, Asia, Clay Chandler menyatakan fokus Fortune di kawasan ini karena semakin pentingnya Asia Tenggara dalam perekonomian global.  Asia Tenggara 500 didominasi oleh 10 besar perusahaan raksasa dengan operasi internasional yang luas.

Baca Juga: PLN Indonesia Power Manfaatkan LRUK Sebagai Bahan Baku PLTU Bengkayang

Fortune Southest Asia 500 2024 mencatat, Indonesia mendominasi dengan 110 perusahaan, disusul Thailand dengan 107 perusahaan. Malaysia, dengan 89 perusahaan dalam daftar tersebut, mengungguli Singapura dengan 84 perusahaan. Sementara itu Vietnam dengan 70 perusahaan, Filipina dengan 38 perusahaan, dan Kamboja dengan dua perusahaan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: