Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sambut Tahun Ajaran Baru, Kolaborasi Mitra dan Komunitas Mewujudkan Cita-Cita Indonesia Emas 2045

Sambut Tahun Ajaran Baru, Kolaborasi Mitra dan Komunitas Mewujudkan Cita-Cita Indonesia Emas 2045 Kredit Foto: Direktorat Sekolah Dasar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Keseruan Puncak Festival Kurikulum Merdeka dan Anugerah Merdeka Belajar 2024 di Plenary Hall Jakarta Convention Center, tidak hanya terlihat di panggung utama, namun juga di 20 stan pameran, yang terbagi menjadi area Gerakan Merdeka Belajar, area Kolaborasi Komunitas, area Kolaborasi Mitra, area Potret Cerita Kurikulum Merdeka, dan area Surat Semangat Sambut Tahun Ajaran Baru.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Iwan Syahril, menyampaikan perlunya perubahan pola pikir, kemauan kuat, dan gotong royong dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. 

“Kita ingin Indonesia bisa mencapai mimpi Indonesia Emas di 2045 sesuai dengan tujuan Gerakan Merdeka Belajar. Jika ingin momentum perubahan ini terwujud, mari bergotong royong menggerakkan ekosistem untuk semakin menguatkan arah perubahan pendidikan Indonesia menuju masa depan gemilang dengan perubahan mindset dan kemauan kuat,” jelas Iwan di Jakarta, Jumat (5/7).

Baca Juga: Anugerah Merdeka Belajar 2024, Apresiasi Pemda dalam Komitmen dan Aksi Nyata di Pendidikan Indonesia

Pengunjung yang hadir bersemangat mendengarkan dan berpartisipasi aktif baik di ke area Gerakan Merdeka Belajar. Pada area ini, terdapat Pojok Baca yang berisi buku-buku berkualitas dari Pusat Perbukuan Kemendikbudristek RI, buku cerita praktik baik Program Sekolah Penggerak serta berbagai alat bantu Kemendikbudristek untuk mewujudkan layanan pendidikan berkualitas. Selain itu ada juga stan Transformasi Digital, stan Gerakan Sekolah Sehat, Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan hingga Pusat Penguatan Karakter. 

Di area Kolaborasi Komunitas, sejumlah murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) antusias menyaksikan para pendongeng yang sedang bercerita. 

“Mendongeng adalah salah satu cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak dan menumbuhkan kebiasaan gemar membaca,” jelas Lina Mardina, Komunitas Ayo Dongeng Indonesia. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: