Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

Konsep Restoratif Dinilai Bisa Menjadi Solusi Dilema Model Ekonomi Indonesia

Konsep Restoratif Dinilai Bisa Menjadi Solusi Dilema Model Ekonomi Indonesia Karyawan kantor berjalan pulang di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (11/7/2023). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut penerapan pengaturan jam masuk kerja bagi perusahaan swasta di DKI hanya bersifat imbauan, selanjutnya kebijakan tersebut dikembalikan kepada perusahaan masing-masing. | Kredit Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Selain itu, ketergantungan pada komoditas yang harganya fluktuatif, seperti nikel dan batubara, menempatkan ekonomi Indonesia dalam posisi rentan terhadap pengaruh eksternal. Bhima juga mengingatkan bahwa ekonomi ekstraktif tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.

Baca Juga: Ekonomi RI Tumbuh Diatas 5% di Triwulan III 2024, Ini Dia Penopangnya

Adapun Pengamat Ekonomi, Harryadin Mahardika menjelaskan dilema yang dihadapi Indonesia dalam memilih model ekonomi yang tepat. Di satu sisi, Indonesia ingin mendorong industrialisasi, tetapi menghadapi tantangan besar karena tertinggal dari negara-negara seperti Cina, India, dan Vietnam dalam hal efisiensi industri.

Menurut Harryadin, strategi pemerintah saat ini lebih fokus pada ekstraksi sumber daya dan hilirisasi, sebuah pendekatan pragmatis yang diambil oleh pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Perlindungan dan Pengembangan Pantura Jawa, Urat Nadi Ekonomi Sumbang 20 Persen PDB Indonesia

Namun, meskipun langkah ini realistis dalam jangka pendek, ia menilai kebijakan ekonomi yang ada saat ini belum berhasil mendistribusikan kekayaan secara merata kepada masyarakat.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: