Kredit Foto: Ist
PolMark Indonesia merilis survei terbaru terkait elektabilitas Cagub-Cawagub Jakarta. Survei ini dilakukan dalam rentang waktu 7-15 November 2024.
Dalam simulasi pemilihan langsung Pilgub Jakarta apabila digelar hari ini, elektabilitas pasangan Pram- Doel meraih 40,3%.
Di posisi kedua ada Ridwan Kamil-Suswono yang meraih 34,8%. Kemudian Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto meraih 3,2%.
PolMark Indonesia menilai, kontestasi Pilkada Jakarta 2024 bisa berlangsung hanya dalam satu putaran
“Mungkinkah Pilkada Jakarta 2024 berlangsung dalam satu putaran? Jika kecenderungan penurunan elektabilitas Mochamad Ridwan Kamil (RK) - Suswono dan kenaikan elektabilitas Pramono Anung Wibowo - Rano Karno berlanjut, terbuka kemungkinan Pilkada Jakarta berlangsung satu putaran.” tulis PolMark dalam keterangan tertulis
Peningkatan yang terjadi pada pasangan Pram- Doel ini juga bisa terjadi karena tertahannya elektabilitas dari pasangan Dharma-Kun.
"Pasangan Pram- Doel berkemungkinan meraih suara di atas 50% pemilih pada 27 November 2024. Kemungkinan terjadinya pilkada satu putaran ini ikut terdukung oleh “tertahannya” elektabilitas Dharma Pongrekun - Kun Wardana Abyoto pada angka yang tidak signifikan,” pungkasnya.
Sampel dalam survei ini sebanyak 1.200 orang diambil secara arak menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error Survei ini adalah ± 2,9% pada selang kepercayaan 95%.
Sampel terdistribusi secara proporsional berdasarkan besaran jumlah pemilih di Kecamatan dengan proporsi yang imbang (50:50) di antara laki-laki dan perempuan. Wawancara terhadap responden dilakukan secara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: