Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Kilang Refinery Unit IV Cilacap memiliki kapasitas sekitar 31 persen dari total kapasitas pengolahan minyak nasional. Kilang tersebut mengolah minyak mentah menjadi beragam produk, antara lain bensin, solar, avtur, LPG, petrokimia, pelumas, dan aspal.
Executive General Manager RU IV Cilacap, Hermawan Budiantoro, mengatakan Kilang Cilacap menjadi salah satu fasilitas penting dalam mendukung pasokan energi di dalam negeri.
“RU IV Cilacap itu memenuhi stok nasional, kapasitas kurang lebih 31 persen dari seluruh total kilang yang ada di Indonesia,” kata Hermawan dalam agenda Pertamax Journey di Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (10/9/2026).
Menurut dia, produk Kilang Cilacap didominasi bahan bakar minyak dengan porsi sekitar 41 persen. Selain itu, kilang menghasilkan bahan bakar khusus sebesar 19,8 persen, produk aviasi 13,7 persen, black product 13 persen, lube base oil 2,5 persen, serta produk lainnya.
Kilang Cilacap memiliki dua fasilitas dan mampu mengolah minyak mentah baik dari domestik dan impor.
“Untuk Kilang I, kita mayoritas menggunakan Arabian Light Crude. Kemudian untuk Kilang II, kita cocktail crude, jadi berbagai macam crude total yang kita mix sesuai dengan hasil dari linear programming untuk menghasilkan produk-produk yang menguntungkan buat kilang, Pertamina, dan dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Hermawan.
Baca Juga: Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih
Baca Juga: Pertamina Tindak 31 SPBU di Sumbar, Enam Dialihkelolakan
Minyak mentah domestik yang digunakan antara lain berasal dari Banyu Urip, Arjuna, dan Sumatran Light Crude. Selain itu, kilang juga menggunakan minyak impor sesuai kebutuhan konfigurasi pengolahan.
Kilang Cilacap mulai dikembangkan sejak 1976 dan terus mengalami penambahan fasilitas pengolahan. Salah satu pengembangan terakhir adalah revamping unit Treated Diesel Hydrotreating pada 2021 yang mendukung pengembangan green refinery.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: