Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

Apresiasi Java Jazz Festival Mendunia, Menekraf Dukung Musik Bangkitkan Ekraf

Apresiasi Java Jazz Festival Mendunia, Menekraf Dukung Musik Bangkitkan Ekraf Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menggelar audiensi bersama Java Festival Production di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta pada Kamis (20/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Menekraf Rieky mengapresiasi Jakarta International Java Jazz Festival yang semakin mendunia. 

Baca Juga: Songsong Ekonomi 8%, KEK Industropolis Batang Teken Kerja Sama TCTP dengan BUMN Tiongkok

Menekraf menyebut gelaran musik tahunan itu merupakan bukti ekraf terutama subsektor musik memiliki potensi besar.

“Saya sangat mengapresiasi perjalanan panjang festival musik jazz seperti Jakarta International Java Jazz Festival yang telah mendunia. Ini jadi salah satu bukti bahwa ekonomi kreatif terutama subsektor musik mempunyai peluang untuk terus berkembang dengan kolaborasi seru,” kata Menekraf Riefky, dikutip dari siaran pers Kemenekraf, Jumat (21/3).

Pertengahan tahun ini, Java Jazz yang ke-20 akan digelar. Pembahasan dalam audiensi kali ini termasuk usulan kolaborasi subsektor musik yang terus melangkah ke kancah global.

“Kami mendukung dan sepakat untuk mempromosikan musik sebagai upaya membangkitkan ekonomi kreatif dan membuka lapangan kerja yang berkualitas apalagi dalam penyelenggaraan suatu festival musik banyak sekali pihak yang terlibat,” kata Menekraf Riefky yang didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf Agustini Rahayu.

Di tempat yang sama, Dewi Gontha selaku President Director dari Java Festival Production mengatakan pihaknya memang fokus mempromosikan hiburan di Indonesia khususnya musik. 

Selain Jakarta International Java Jazz Festival, mereka juga pernah mengadakan Java Rockin’land Festival, Java Soulnation Festival, Soundsfair, dan Hodgepodge Festival.

“Java Jazz Festival tahun ini ingin menceritakan bahwa musisi-musisi baru banyak yang memakai jazz untuk memperkenalkan diri mereka. Ada 11 panggung dan sekitar 115 pertunjukan musik dalam perhelatan tiga hari Java Jazz Festival 2025. Kami juga baru saja meluncurkan maskot resmi dan banyak aktivitas lain yang bakal dipersiapkan untuk sambut 20 tahun Java Jazz Festival,” ucap Dewi Gontha.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: