Kredit Foto: Ist
Selain itu, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Direktur Kawasan Industri Artha Industrial Hill dan CEO Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd untuk Conditional Sale and Purchase Agreement.
Dengan total investasi mencapai US$317 juta di Indonesia, LiuGong sendiri akan membangun fasilitas manufaktur modern di Kawasan Industri Artha Industrial Hill, Karawang. Kedua kerja sama ini disaksikan langsung oleh Wamenperin dan menjadi simbol besarnya daya tarik Indonesia secara internasional.
Forum hari pertama turut menampilkan presentasi dari Artha Industrial Hill mengenai konsep kawasan industri berkelanjutan, PT Evergen Resources yang memaparkan inovasi teknologi mikroalga komersial, serta PT Onduline Manufaktur Indonesia dengan produk atap bitumen ramah lingkungan berstandar internasional. Sesi tersebut dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan networking session bersama calon mitra bisnis Jepang.
Sementara itu, pada hari kedua forum, fokus bergeser ke sektor industri agro Indonesia. Tiga perusahaan tampil memperkenalkan produk inovatif mereka, yaitu PT Frootiful Natural Nusantara, PT Alga Bioteknologi Indonesia (ALBITEC), dan PT Bukit Sari.
Dalam kesempatan ini, dilakukan pula penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan mitra Jepang seperti Space Seed Holdings Inc., dan Take Craft LLC yang berkolaborasi di bidang gaya hidup sehat, bioteknologi, serta nutrisi berbasis mikroalga.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Jenderal Industri Agro, Putu Juli Ardika menyampaikan bahwa
“Partisipasi sektor agro Indonesia di World Expo 2025 Osaka menunjukkan bahwa produk kita tidak hanya unggul dari sisi kualitas dan inovasi, tetapi juga selaras dengan tren global yang menekankan keberlanjutan. Melalui forum ini, kami ingin meyakinkan dunia bahwa Indonesia siap menjadi mitra strategis dalam menghadirkan solusi pangan dan produk alami yang bernilai tambah tinggi,” ujarnya.
Menutup rangkaian acara, Wamenperin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan forum.
“Saya berharap jejaring yang terbangun melalui kegiatan ini menghasilkan kerja sama nyata dan mempererat hubungan industri antara Indonesia, Jepang, dan komunitas internasional,” ujarnya. Ia optimistis kolaborasi ini akan menjadi langkah strategis menuju industri nasional yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tingkat global.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait:
Advertisement