Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kala Karyawan PLN Menjadi Relawan 'Trauma Healing' untuk Anak-anak Aceh

Kala Karyawan PLN Menjadi Relawan 'Trauma Healing' untuk Anak-anak Aceh Kredit Foto: PT PLN (Persero)
Warta Ekonomi, Aceh Timur -

PT PLN (Persero) menunjukkan aksi nyata dalam pemulihan pascabencana yang melanda Aceh. Melalui skema Employee Volunteering Program (EVP), perusahaan energi pelat merah ini menerjunkan puluhan pegawainya untuk melakukan pemulihan psikososial atau trauma healing bagi warga terdampak.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa mandat PLN di wilayah bencana tidak hanya terbatas pada pemulihan infrastruktur kelistrikan yang sempat lumpuh, melainkan juga menyentuh aspek kemanusiaan.

"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Aceh yang ikut merasakan duka mereka. Melalui para relawan, kami ingin menyalurkan energi kebahagiaan dan harapan agar warga, terutama anak-anak, tidak merasa sendirian menghadapi masa sulit ini," tegas Darmawan dalam pernyataan resminya, Sabtu (27/12/2025).

Darmawan menambahkan bahwa fokus pada anak-anak menjadi prioritas strategis karena menyangkut masa depan generasi daerah tersebut. "Anak-anak adalah masa depan. Trauma yang mereka alami harus segera kita hapus dengan kasih sayang dan interaksi yang tulus. Kami ingin memastikan bahwa meski sedang di pengungsian, mereka tetap bisa bermimpi dan tersenyum kembali," pungkasnya.

Transformasi Budaya 'Human Capital'

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar di tubuh PLN. Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menjelaskan bahwa keterlibatan pegawai dalam aksi sosial ini adalah implementasi dari budaya kerja baru di perseroan.

"Kegiatan ini menjangkau sekitar 900 penerima manfaat, terdiri dari anak-anak dan warga di lokasi pengungsian pada enam wilayah tersebut," papar Yusuf Didi.

Ia menggarisbawahi bahwa indikator keberhasilan PLN saat ini tidak hanya diukur dari parameter teknis. "Bagi kami di PLN, keberhasilan sesungguhnya bukan hanya saat listrik menyala di rumah-rumah warga, tetapi saat kita bisa tumbuh dan kuat bersama masyarakat dalam situasi apapun. Aceh adalah bagian dari kita, dan kami akan terus mendampingi hingga proses pemulihan ini tuntas," tambahnya.

Baca Juga: Kerahkan Relawan Pegawai, PLN Luncurkan Program Volunteer untuk Trauma Healing Warga Terdampak Bencana Aceh

Dampak di Lapangan

Aksi korporasi ini menyasar enam wilayah terdampak, yakni Kuala Simpang, Idi Rayeuk, Takengon, Simpang Tiga, Blangkejeren, hingga Nagan Raya. Di Aceh Tamiang, seorang warga cilik bernama Muhamad Putera Pradana (12) mengaku sangat terbantu dengan kehadiran relawan setelah dirinya sempat mengungsi delapan hari di atas mushola.

“Hari ini saya bergembira berkumpul dengan teman-teman di musala, karena ada PLN Peduli Aceh Tamiang dan saya dikasih hadiah dari PLN. Terima kasih ya, PLN,” tutur Putera.

Senada dengan itu, Ernawati, Sekretaris Desa Babasuah, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, pendampingan dari pegawai PLN memberikan suntikan semangat baru bagi warga.

"Terima kasih kepada para Bapak dan Ibu (relawan) yang sudah menemani anak-anak kami. Alhamdulillah, anak-anak kami tambah semangat dan aktif lagi dengan adanya kegiatan ini (Employee Volunteering). Kami mohon kepada Bapak dan Ibu supaya lanjut kegiatan ini ke depan, membantu kami guru-guru di sini," kata Ernawati.

Selain pemulihan mental, tim relawan PLN juga bergerak melakukan bakti lingkungan dengan membersihkan fasilitas umum, sarana kesehatan, hingga rumah ibadah, serta menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pokok dan pakaian layak pakai untuk mempercepat normalisasi kehidupan sosial di Aceh.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: