- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Gerak Cepat PLN UPT Bandung Atasi Hotspot Kritis di GITET 500 kV Bandung Selatan
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Dalam semangat menjaga keandalan pasokan listrik selama bulan suci Ramadan, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bandung melaksanakan pekerjaan perbaikan hotspot contact finger pada PMS Line Fasa S Bay Mandirancan di GITET 500kV Bandung Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 3-4 Maret 2026 sebagai langkah preventif untuk memastikan sistem transmisi tetap andal dan aman.
Pekerjaan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil inspeksi thermovisi yang menunjukkan adanya kenaikan suhu (hotspot) pada komponen contact finger di Peralatan Pemisah (PMS) Line Fasa S Bay Mandirancan.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi menurunkan kinerja peralatan dan mengganggu keandalan sistem penyaluran tenaga listrik, khususnya pada momen meningkatnya kebutuhan listrik selama Ramadan.
Manager PLN UPT Bandung, Rudi Wahono, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan melalui serangkaian tahapan teknis sesuai standar operasional prosedur dan mengutamakan aspek keselamatan kerja.
“Berdasarkan hasil inspeksi thermovisi, terdeteksi adanya kenaikan temperatur yang tidak normal pada contact finger PMS Line Fasa S. Tim segera melakukan manuver sistem secara terencana, dilanjutkan dengan pembongkaran, pembersihan, penggantian komponen yang mengalami penurunan kualitas kontak, serta pengencangan ulang sambungan sesuai standar torsi. Setelah pekerjaan selesai, dilakukan pengujian dan monitoring ulang untuk memastikan suhu kembali normal dan peralatan beroperasi optimal,” ujar Rudi, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan bahwa pekerjaan ini dilaksanakan dalam kondisi sistem tetap terjaga keandalannya melalui koordinasi intensif dengan unit pengatur beban dan pengendali sistem, sehingga tidak mengganggu kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.
Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady, menegaskan bahwa langkah cepat dan preventif tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.
“Momentum Ramadan mengajarkan kita tentang tanggung jawab dan pelayanan yang tulus. Keandalan sistem transmisi adalah fondasi utama agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar. Saya mengapresiasi kesiapsiagaan tim UPT Bandung yang responsif dalam mendeteksi potensi gangguan dan mengeksekusi perbaikan secara profesional. Inilah bentuk kepemimpinan operasional yang mengedepankan integritas, kolaborasi, dan keselamatan,” ungkap Handy.
Sebagai bagian dari sistem interkoneksi tegangan ekstra tinggi 500 kV, GITET 500kV Bandung Selatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas penyaluran tenaga listrik di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
Oleh karena itu, setiap potensi anomali peralatan menjadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti melalui pemeliharaan berbasis kondisi (condition based maintenance).
Melalui kegiatan ini, PLN UIT JBT menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Ramadan yang menumbuhkan dedikasi, kepedulian, dan pelayanan terbaik bagi negeri.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: