Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BACA hingga EMAS, 6 Saham Ini Masuk Radar UMA

BACA hingga EMAS, 6 Saham Ini Masuk Radar UMA Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan adanya aktivitas perdagangan tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada sejumlah saham. Salah satunya terjadi pada saham PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) yang mengalami lonjakan harga signifikan dalam waktu singkat.

“Dalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” ujar BEI dalam keterangannya. Dalam sepekan terakhir, saham BACA melonjak 30,77% dan menguat 51,90% dalam sebulan. Namun usai pengumuman UMA pada perdagangan Selasa (30/12), saham BACA justru terkoreksi 5,56% ke level Rp238.

Tak hanya BACA, sejumlah saham lain juga masuk radar pengawasan bursa. Saham PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) tercatat naik 19,05% dalam sepekan dan melesat 25% sepanjang sebulan terakhir, meski pada perdagangan terkini turun 0,57% ke level Rp350. Sementara itu, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) mencatat kenaikan 17,51% dalam sepekan dan 35,95% dalam sebulan, sebelum akhirnya terkoreksi 5,45% ke Rp208.

Baca Juga: BEI Buka Gembok 6 Saham, Ada BNBR hingga TIRT

BEI juga menyoroti pergerakan saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM). “Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini kami menginformasikan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA),” tulis BEI. Saham HATM naik 1,98% dalam sepekan dan 8,42% secara bulanan, namun kini terkoreksi 2,37% ke posisi Rp412.

Selain itu, saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY) juga mengalami tekanan. Dalam sepekan saham ini turun 7,02%, meski masih mencatat kenaikan 8,84% secara bulanan, sebelum kini kembali melemah 1,23% ke level Rp318. Sementara itu, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) turun 3,60% dalam sepekan, meski secara bulanan masih mencatat lonjakan 43,43%, sebelum akhirnya terkoreksi 4,89% ke Rp5.350.

BEI menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal. Namun demikian, bursa mengimbau investor untuk lebih cermat. “Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” ujar BEI.

Baca Juga: Tender Offer Saham Mulia Boga Raya (KEJU) Sepi Peminat

Investor juga diingatkan untuk mencermati tanggapan perusahaan atas permintaan klarifikasi bursa, memperhatikan kinerja serta keterbukaan informasi emiten, menelaah rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: