Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan sejumlah saham. Salah satunya, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) setelah sebelumnya dikenakan suspensi.
“Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00430/BEI.WAS/12-2025 tanggal 15 Desember 2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan berdasarkan penilaian Bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 30 Desember 2025,” demikian pernyataan resmi BEI.
Sebelum penghentian sementara diberlakukan, saham BNBR ditutup menguat 9,43% ke level Rp116. Dalam sepekan, saham ini telah melonjak 43,21%, sementara secara bulanan mencatat kenaikan signifikan hingga 146,81%. Setelah suspensi dicabut, pergerakan positif masih berlanjut dengan kenaikan 9,48% ke posisi Rp127 pada perdagangan Selasa (30/12).
Baca Juga: Bursa Suspensi Saham BBRM dan PKPK Usai Harga Melonjak Tajam
Tak hanya BNBR, sejumlah saham lain yang sebelumnya terkena suspensi juga kembali diperdagangkan. Saham PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) sebelumnya ditutup menguat 18,97% ke level Rp690, dengan lonjakan mingguan 40,82% dan kenaikan bulanan mencapai 228,57%. Namun, pada perdagangan terbaru, saham ini terkoreksi 9,42% ke Rp625.
PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) juga sempat mencatat penguatan 5,93% ke Rp250, dengan lonjakan 32,98% dalam sepekan dan 119,30% dalam sebulan. Setelah kembali diperdagangkan, saham AYLS terkoreksi 9,60% ke level Rp226.
Sementara itu, PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) sebelumnya melonjak tajam 24,91% ke Rp1.655, mencatatkan kenaikan fantastis 143,38% dalam sepekan dan 233,67% secara bulanan. Namun, setelah suspensi dicabut, saham ini melemah 9,67% ke posisi Rp1.495.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Lesu ke Level 8.627, Saham MRAT Paling Ambruk
Adapun PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) sebelumnya ditutup naik 4,14% ke Rp755. Secara mingguan, saham CARE menguat 30,17% dan melonjak 131,60% dalam sebulan. Pada perdagangan hari ini, saham ini turun 9,93% ke level Rp680.
Sementara itu, PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) ditutup di Rp116 setelah menguat 30,34% dalam sepekan dan 163,64% dalam sebulan. Pada perdagangan pagi ini, saham TIRT masih melanjutkan penguatan sebesar 9,48% ke level Rp127.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement