Lebih Hemat Biaya, Ini Workflow Membuat Iklan Cerdas Pakai AI
Kredit Foto: Istimewa
Di dunia e-commerce, personalisasi dibutuhkan untuk benar-benar menarik perhatian dan membangun koneksi dengan pelanggan. Namun, menciptakan iklan visual yang disesuaikan untuk demografi berbeda secara konvensional bakal memakan biaya produksi tinggi, mulai dari sewa model hingga sesi photoshoot berulang. Namun, bagaimana jika ada cara yang lebih cerdas? Bayangkan Anda bisa menghapus tulisan di foto untuk membersihkan gambar dasar, lalu menggunakan tukar wajah AI untuk menyesuaikannya dengan target audiens.
Ini adalah workflow modern yang bisa Anda terapkan sekarang. Berikut ini adalah strategi Purifikasi Aset dan Personalisasi Audiens untuk membuat iklan lebih relevan dan efektif menggunakan tool AI dari PhotoCat.
Fase 1: Purifikasi Aset - Siapkan "Kanvas" Digital Anda
Setiap marketer pasti memiliki aset visual yang berharga namun tidak sempurna: foto dari pemasok, gambar stok, atau materi kampanye lama. Sayangnya, aset ini seringkali "tercemar" oleh watermark, logo, atau teks promosi yang sudah tidak relevan. Membuang aset-aset ini sama dengan membuang-buang sumber daya. Di sinilah proses "purifikasi" dimulai.
Daripada memulai dari nol, Anda bisa membersihkan dan menggunakan kembali aset yang sudah ada. Tool AI seperti Remove Text dari PhotoCat dirancang khusus untuk tugas ini. Berbeda dengan metode lama yang hanya menutupi teks dengan coretan atau blur yang terlihat jelek, teknologi AI modern bekerja dengan lebih cerdas. Ia menggunakan teknik inpainting untuk menganalisis area di sekitar teks dan merekonstruksi latar belakangnya secara mulus. Hasilnya, teks atau logo tersebut hilang seolah tidak pernah ada.
Manfaat dari fase purifikasi ini sangat nyata:
-
Menghemat Biaya: Anda tidak perlu membeli gambar stok baru atau melakukan photoshoot ulang hanya karena ada elemen kecil yang mengganggu.
-
Meningkatkan Profesionalisme: Gambar yang bersih dari watermark atau teks yang tidak relevan akan secara instan meningkatkan citra profesional brand Anda.
-
Menciptakan Aset Serbaguna: Satu gambar yang sudah bersih bisa menjadi "kanvas digital" yang siap digunakan dalam berbagai kampanye pemasaran di masa depan.
Fase 2: Personalisasi Audiens - Hubungkan Diri dengan Pelanggan
Setelah kanvas Anda bersih, langkah selanjutnya adalah personalisasi. Ini adalah tahap di mana Anda benar-benar bisa membuat iklan Anda "berbicara" langsung kepada target pasar. Prinsipnya sederhana: iklan paling efektif adalah saat audiens merasa "melihat diri mereka sendiri" di dalamnya. Model generik tidak akan pernah bisa mencapai level koneksi ini untuk semua segmen pasar.
Di sinilah AI Face Swap dari PhotoCat menjadi alat strategis Anda. Dengan tool ini, Anda dapat mengganti wajah dalam sebuah gambar dengan wajah lain yang lebih selaras dengan demografi target Anda, membuka berbagai kemungkinan strategis:
-
Pemasaran Lokal (Geo-Targeting): Ambil satu foto lifestyle produk Anda, lalu ciptakan beberapa versi dengan wajah yang lebih mewakili pasar di Jakarta, Surabaya, atau Medan. Ini membuat iklan terasa lebih relevan secara lokal dan meningkatkan kedekatan emosional.
-
Penargetan Demografis: Uji coba produk Anda pada berbagai persona. Sebuah produk perawatan kulit bisa ditampilkan dengan wajah yang mewakili profesional muda di perkotaan, dan di versi lain dengan wajah yang lebih beresonansi dengan ibu rumah tangga di daerah sub-urban. Anda bisa mengukur mana yang memberikan respons terbaik.
-
Membangun Citra Merek yang Inklusif: Alih-alih hanya menampilkan satu tipe model, Anda bisa dengan mudah menampilkan produk Anda pada "berbagai macam orang" tanpa perlu mempekerjakan banyak model. Ini membantu membangun citra merek yang lebih inklusif dan dapat terhubung dengan audiens yang lebih luas.
Contoh Workflow "Purifikasi & Personalisasi"
Bayangkan Anda adalah pemilik bisnis fashion yang menerima foto jaket baru dari pemasok. Foto tersebut bagus, tapi ada logo besar pemasok di sudutnya, dan wajah modelnya terlalu "asing" untuk target pasar remaja Anda.
Workflow Tradisional: Anda mungkin akan membuang foto itu atau menghabiskan berjam-jam di Photoshop untuk mencoba menghapus logo dan mungkin gagal.
Workflow Cerdas dengan AI:
-
Purifikasi (20 detik): Pertama, Anda mengunggah foto tersebut ke Remove Text PhotoCat. Dalam satu klik, logo pemasok hilang tanpa jejak.
-
Personalisasi (30 detik): Selanjutnya, Anda membawa foto bersih ini ke AI Face Swap PhotoCat. Anda mengganti wajah model generik di foto dengan wajah yang lebih sesuai dengan persona pelanggan remaja Anda.
-
Hasil (Kurang dari 1 menit): Anda kini memiliki sebuah materi iklan yang baru, sesuai brand, dan personal. Proses ini bisa diulang dengan cepat untuk menciptakan puluhan variasi untuk A/B testing—sebuah tugas yang tadinya mustahil dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya.
Membuat Konten yang Lebih Cerdas
Perkembangan AI mengubah peran seorang marketer secara fundamental. Tugas Anda bukan lagi menjadi seorang editor teknis yang terjebak dalam pekerjaan manual yang membosankan, melainkan menjadi seorang "sutradara kreatif" yang memiliki visi untuk mengarahkan tool AI yang kuat.
Dengan mengadopsi workflow "Purifikasi & Personalisasi", Anda tidak hanya menghemat waktu dan biaya secara drastis, tetapi juga menciptakan kampanye iklan yang lebih efektif dan beresonansi dengan pelanggan. Ini adalah langkah strategis untuk bergerak lebih cepat, lebih relevan, dan lebih cerdas dari kompetitor Anda di pasar yang dinamis.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement