Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

600 Hunian Sementara Dibangun untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh

600 Hunian Sementara Dibangun untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Kredit Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penanganan pascabencana banjir di Aceh memasuki tahap lanjutan melalui pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak. Pada tahap awal, sebanyak 600 unit huntara telah direalisasikan untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan pembangunan huntara merupakan bentuk partisipasi aktif negara melalui badan usahanya dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga: Lewat Rumah BUMN BRI, Kriti by Lucy Jajaki Potensi Wastra Nusantara di Pasar Mancanegara

“Pada prinsipnya kami ingin ikut berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana. Kami berharap hunian yang dibangun dapat menjadi tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat, sekaligus mendukung proses pemulihan mereka,” ujar Dony, dilansir Minggu (4/1).

Dony menyampaikan, pembangunan huntara tidak hanya menekankan kecepatan, tetapi juga memperhatikan kualitas lingkungan hunian. Kawasan huntara dirancang dilengkapi fasilitas pendukung, seperti fasilitas umum, tempat ibadah serta ruang bermain anak. Aspek konektivitas juga diperhatikan agar masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan.

Ia menambahkan, pembangunan 600 unit huntara merupakan tahap awal dari program berskala lebih besar dengan target hingga 15.000 unit di berbagai wilayah terdampak bencana.

“Kami akan menunggu arahan dari pemerintah daerah terkait lokasi lain yang membutuhkan dan siap untuk dibangunkan,” katanya.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah menyampaikan bahwa banjir berdampak luas di hampir seluruh wilayah Aceh. Dari 18 kabupaten/kota terdampak, sedikitnya tujuh daerah mengalami dampak paling parah dan memerlukan penanganan cepat serta kolaboratif.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Progres pembangunan sangat cepat dan dilakukan secara nonstop 24 jam. Kami berharap pembangunan hunian sementara ini berjalan seiring dengan proses pemulihan lainnya,” ujar Fadhlullah.

Ia menegaskan pentingnya kesiapan lahan dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pihak terkait agar pembangunan tahap berikutnya dapat segera dilanjutkan.

Pembangunan huntara tahap awal ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas BUMN. Ia melibatkan beragam badan usaha mulai dari Karya, Himbara, Pertamina, Telkom dan PLN. Program ini juga didukung oleh percepatan penyediaan lahan oleh PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Baca Juga: Bank Mandiri Siap Perkuat Dukungan BUMN Peduli Lewat Pembangunan Hunian Danantara untuk Masyarakat Aceh Tamiang

Program pembangunan huntara tersebut merupakan bagian dari sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan badan usaha negara untuk memastikan tersedianya hunian sementara yang aman, layak dan mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: