Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Danantara Targetkan Kompleks Haji Makkah Tampung 22.000 Jemaah RI

Danantara Targetkan Kompleks Haji Makkah Tampung 22.000 Jemaah RI Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Bogor -

Danantara Indonesia menargetkan pembangunan Kompleks Haji di Makkah, Arab Saudi, dengan kapasitas hingga 22.000 jemaah haji Indonesia melalui pengembangan Kawasan Thakher dan partisipasi lelang lahan strategis di sekitar Masjidil Haram. Kompleks Haji ini diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur penunjang utama bagi penyelenggaraan ibadah haji Indonesia di Arab Saudi.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menjelaskan bahwa pengembangan dilakukan melalui dua jalur. Jalur pertama berfokus pada optimalisasi Kawasan Thakher, sementara jalur kedua melalui partisipasi lelang lahan yang dikelola Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) untuk lokasi yang lebih dekat dengan Masjidil Haram.

“Kawasan ini dirancang berkembang hingga 6.000 kamar dengan kapasitas mencapai 22.000 jemaah. Ini setara dengan 10 persen dari total kuota jemaah haji Indonesia setiap tahunnya,” ujar Pandu dalam rangkaian retreat kabinet di Hambalang, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Pemerintah Bangun Kampung Haji di Makkah

Saat ini, Kawasan Thakher memiliki luas sekitar 4,4 hektare dan berjarak 2–3 kilometer dari Masjidil Haram. Di kawasan tersebut telah beroperasi Novotel Thakher Makkah dengan kapasitas 1.461 kamar. Danantara berencana melakukan ekspansi bertahap untuk meningkatkan kapasitas hunian secara signifikan.

Menurut Pandu, pengembangan Kompleks Haji tidak hanya berorientasi pada penyediaan akomodasi, tetapi mencakup pembangunan ekosistem layanan haji yang terintegrasi, termasuk fasilitas komersial, pusat ritel, dan dukungan logistik bagi jemaah Indonesia.

“Kami ingin membangun ekosistem, bukan hanya hotel. Kawasan Thakher kami siapkan sebagai basis pengembangan layanan jamaah Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga: Pemerintah Mulai Garap Kampung Haji Indonesia, Target Operasi 2027

Selain Kawasan Thakher, Danantara juga membuka peluang ekspansi di lokasi lain yang lebih dekat dengan Masjidil Haram melalui mekanisme lelang yang diselenggarakan RCMC. Strategi ini disiapkan untuk jangka panjang dan disesuaikan dengan master plan pengembangan Kota Makkah oleh Pemerintah Arab Saudi.

Dari sisi jadwal, Danantara menargetkan pengembangan lanjutan di Kawasan Thakher dapat memasuki tahap peletakan batu pertama pada 2026. Sementara itu, operasional hotel tambahan ditargetkan mulai berjalan pada 2029, seiring rampungnya pengembangan fasilitas pendukung.

“Fokus kami adalah memastikan setiap langkah dilakukan secara prudent, terukur, dan memberi manfaat jangka panjang. Hajj Complex kami bangun sebagai proyek strategis lintas generasi,” tutup Pandu.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: