Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Harga Saham Naik Tajam, Ini Penjelasan Bos BBRM

Harga Saham Naik Tajam, Ini Penjelasan Bos BBRM Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) memberikan klarifikasi atas lonjakan signifikan harga saham perseroan yang terjadi sepanjang Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Manajemen menegaskan bahwa kenaikan harga dan volume transaksi saham tersebut sepenuhnya dipicu oleh mekanisme pasar, tanpa didorong oleh faktor internal, aksi korporasi, maupun informasi material yang belum diungkapkan ke publik.

Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk, Naim Machzyumi, menyampaikan klarifikasi tersebut dalam public expose perseroan menyusul perhatian pelaku pasar terhadap pergerakan saham BBRM yang dinilai tidak biasa.

“Peningkatan harga kumulatif saham yang signifikan dan peningkatan volume transaksi sepenuhnya merupakan hasil dari dinamika pasar,” ujar Naim, di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: Bursa Suspensi Saham BBRM dan PKPK Usai Harga Melonjak Tajam

Berdasarkan data perdagangan, harga saham BBRM dalam satu bulan terakhir melonjak 108 persen dari Rp115 menjadi Rp244. Sementara dalam periode enam bulan, saham emiten pelayaran tersebut tercatat naik 221 persen dari Rp76 ke Rp244. Kenaikan tajam ini mendorong peningkatan aktivitas transaksi dan memicu spekulasi di kalangan investor mengenai kemungkinan adanya informasi material yang belum dipublikasikan.

Menanggapi hal tersebut, Naim menegaskan bahwa perseroan tidak menemukan adanya faktor internal yang secara langsung memicu lonjakan harga saham. Ia menyatakan tidak terdapat kebijakan baru, aksi korporasi, maupun perubahan fundamental perseroan yang belum disampaikan kepada publik dan berpotensi memengaruhi keputusan investasi.

“Sampai dengan tanggal pelaksanaan public expose ini, seluruh informasi fakta atau kejadian material lain telah disampaikan kepada publik atau masyarakat secara terbuka,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Saham INET Turun Drastis, Ini Penyebabnya!

Manajemen menyampaikan klarifikasi ini sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi, sekaligus untuk mencegah berkembangnya asumsi pasar mengenai adanya kejadian material atau informasi internal yang belum diumumkan. Perseroan menilai penting untuk memastikan investor memperoleh informasi yang setara dan akurat terkait kondisi perusahaan.

Selain itu, Naim menegaskan komitmen BBRM dalam mematuhi seluruh ketentuan dan regulasi pasar modal. Perseroan memastikan kewajiban pelaporan dan keterbukaan informasi telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Perseroan senantiasa patuh dan memenuhi seluruh ketentuan serta peraturan yang berlaku di pasar modal, termasuk pemenuhan kewajiban penyampaian dan keterbukaan informasi,” katanya.

BBRM juga menyatakan akan terus memantau dinamika perdagangan saham perseroan serta berkoordinasi dengan otoritas pasar modal untuk memastikan aktivitas perdagangan berlangsung secara tertib, wajar, dan efisien. Langkah tersebut dilakukan sejalan dengan prinsip transparansi, perlindungan investor, serta integritas pasar modal.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Uswah Hasanah
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: