Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

JICT Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Koja, Salurkan Sembako untuk 396 TKBM

JICT Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Koja, Salurkan Sembako untuk 396 TKBM Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Jakarta International Container Terminal (JICT) menyalurkan santunan kepada 400 anak yatim dan dhuafa di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Jumat (13/3/2026).

Selain memberikan santunan dan bingkisan kebutuhan Lebaran, JICT juga menyalurkan bantuan fasilitas untuk 30 mushala di wilayah tersebut berupa dispenser air minum guna mendukung aktivitas ibadah masyarakat.

Direktur Utama JICT, Ade Hartono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berbagi dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan.

Menurut Ade, pelabuhan tidak hanya menjadi pusat aktivitas logistik dan perdagangan, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat di sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus mendukung fasilitas ibadah masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Ade di Jakarta Utara.

Selain santunan kepada anak yatim dan dhuafa, JICT juga menyalurkan 396 paket sembako kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang selama ini berperan penting dalam mendukung aktivitas operasional terminal.

Pembagian paket sembako tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja pelabuhan yang menjadi bagian dari ekosistem logistik di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan santunan dan penyaluran bantuan itu turut melibatkan tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta perwakilan warga dari berbagai rukun warga (RW) di Kecamatan Koja.

Sebagai operator terminal peti kemas internasional di Pelabuhan Tanjung Priok, JICT berada di salah satu simpul logistik utama di Indonesia. Pelabuhan tersebut menangani sebagian besar arus perdagangan internasional Indonesia dan menjadi salah satu gerbang utama distribusi barang nasional.

Di tengah tingginya aktivitas ekonomi pelabuhan, kawasan operasional JICT berdampingan langsung dengan komunitas masyarakat pesisir yang tinggal di sekitar wilayah tersebut.

Ade menambahkan perusahaan berupaya memastikan keberadaan JICT dapat memberikan manfaat tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari sisi sosial bagi masyarakat sekitar.

"Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar pelabuhan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa, para pekerja pelabuhan, serta masyarakat yang membutuhkan,” kata Ade.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat