Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Timothy Ronald Terseret Dugaan Penipuan Kripto, Kerugian Capai Rp200 Miliar?

Timothy Ronald Terseret Dugaan Penipuan Kripto, Kerugian Capai Rp200 Miliar? Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nama Timothy Ronald belakangan menjadi sorotan publik setelah terseret dalam kasus dugaan penipuan trading kripto yang kini tengah diproses aparat penegak hukum.

Perkara tersebut dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pelapor berinisial Y dan saat ini masih berada dalam tahap pendalaman.

Kasus ini turut ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu akun, @cryptoholic.idn, mengunggah salinan laporan polisi yang menyebut nama Pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald, bersama rekannya Kalimasada.

Dalam unggahan tersebut, diklaim terdapat sekitar 3.500 orang yang tergabung dalam paguyuban korban, dengan estimasi kerugian mencapai Rp200 miliar.

Mayoritas korban berasal dari kalangan anak muda berusia 18–27 tahun. Para korban disebut menerima penawaran investasi pada Januari 2024.

Mereka akhirnya tertarik mengikuti penawaran trading kripto karena dijanjikan potensi keuntungan tinggi. Namun, yang terjadi koin kripto justru mengalami penurunan harga hingga sekitar 90 persen. 

Profil Timothy Ronald

Timothy Ronald sendiri dikenal sebagai salah satu figur muda yang cukup berpengaruh di dunia investasi aset digital. Lahir pada 22 September 2000 di Tangerang, ia membangun citra sebagai ikon kesuksesan anak muda melalui jalur investasi.

Timothy memilih meninggalkan bangku kuliah demi fokus mengembangkan karier di sektor finansial, langkah yang kemudian mempercepat popularitasnya sebagai investor dengan gaya komunikasi yang tajam dan provokatif.

Ketertarikannya pada dunia investasi sudah dimulai sejak usia 15 tahun, kala itu ia aktif menanamkan modal di pasar saham.

Modal awal tersebut dikumpulkan dari aktivitas berdagang dan pekerjaan paruh waktu. Kariernya kian melesat saat mendirikan Ternak Uang bersama beberapa rekan, yang kemudian berlanjut pada pendirian Akademi Crypto pada 2022.

Baca Juga: Timothy Ronald Ungkap 5 Level Perjalanan Menuju Kebebasan Finansial

Baca Juga: Purbaya Perketat Pengawasan Pajak Kripto, Transaksi Pengguna Dipantau DJP

Lewat platform ini, Timothy memosisikan diri bukan hanya sebagai edukator, tetapi juga mentor bagi ribuan anak muda yang mengejar mimpi kebebasan finansial.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: