- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Emiten Sawit (BWPT) Salurkan Tambahan Modal Rp180 Miliar ke Anak Usaha
Kredit Foto: Eagle High Plantations
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mengumumkan adanya transaksi afiliasi berupa tambahan setoran modal kepada entitas anak usahanya. Aksi korporasi ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan struktur permodalan di dalam grup.
Direktur BWPT, Choong Kam Loong, mengungkapkan bahwa dana tersebut disalurkan kepada PT Manunggal Adi Jaya.
"Perseroan melakukan tambahan setoran modal ke entitas anak yaitu PT Manunggal Adi Jaya sebesar Rp180 miliar," katanya.
Terkait dampak transaksi, Choong menegaskan bahwa langkah tersebut tidak membawa konsekuensi material terhadap kinerja maupun keberlangsungan bisnis Perseroan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan yang wajar dan relevan, transaksi afiliasi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan dan semua informasi material telah diungkapkan dan informasi tersebut tidak menyesatkan," ujar Choong Kam Loong.
Baca Juga: Bongkar Praktek Under Invoicing 10 Perusahaan Sawit Besar, Purbaya Beri Ultimatum Keras
Sebagai informasi, PT Manunggal Adi Jaya (MAJ) merupakan anak perusahaan BWPT yang bergerak di bidang minyak sawit mentah (CPO).
Perusahaan ini berlokasi di Kotabaru, Kalimantan Selatan, dan telah mengantongi sertifikasi ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) sejak 2019 sebagai komitmen terhadap praktik produksi berkelanjutan. Saat ini, 95% saham MAJ dimiliki oleh BWPT.
Sementara itu, PT Eagle High Plantations Tbk memiliki perjalanan panjang dalam industri perkebunan. Perusahaan ini pertama kali berdiri pada tahun 2000 dengan nama PT Bumi Perdana Prima International. Pada 2007, nama perusahaan berubah menjadi PT BW Plantation sekaligus memperbarui maksud dan tujuan usaha.
Selanjutnya, pada 27 Oktober 2009, Perseroan mencatatkan sebanyak 1.211.009.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perubahan nama kembali dilakukan pada 2014 menjadi PT Eagle High Plantations Tbk, yang digunakan hingga saat ini.
Baca Juga: Jutaan Hektar Kebun Sawit Rampasan 'Diputihkan' Demi BUMN
Dalam operasionalnya, BWPT bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dengan aktivitas utama memproduksi tandan buah segar (TBS) serta mengoperasikan pabrik kelapa sawit untuk menghasilkan minyak kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (PK).
Perusahaan memiliki area operasional di Sumatra, Kalimantan, dan Papua dengan total luas lahan mencapai 87.000 hektar serta kapasitas pabrik sekitar 2,2 juta ton TBS per tahun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement