Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mutuagung (MUTU) Kantongi Kredit Rp15 Miliar dari BRI, Buat Apa?

Mutuagung (MUTU) Kantongi Kredit Rp15 Miliar dari BRI, Buat Apa? Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) resmi meneken perjanjian fasilitas kredit baru dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI. Penambahan pembiayaan ini menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat struktur modal kerja sekaligus menopang ekspansi layanan yang terus meningkat.

"Sesuai dengan Akta Perjanjian Fasilitas Kredit No. 50/2026, Perseroan memperoleh tambahan pokok pinjaman maksimum senilai Rp15.000.000.000 dengan jangka waktu 36 bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan hingga 15 Januari 2029 dan tujuan penggunaan kredit adalah untuk membiayai perputaran piutang dan persediaan Perseroan," kata Presiden Direktur MUTU, Arifin Lambaga.

Top-up fasilitas ini diarahkan untuk menjaga kelancaran arus kas, khususnya dalam mendukung perputaran piutang usaha serta pengelolaan persediaan. Langkah tersebut dinilai penting seiring meningkatnya volume operasional dan perluasan layanan Perseroan.

"Fasilitas kredit ini diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas pendanaan, menjaga likuiditas, serta memastikan kesinambungan arus kas guna mendukung pencapaian kinerja usaha Perseroan secara berkelanjutan," ujar Arifin.

Baca Juga: Emiten Sawit (BWPT) Salurkan Tambahan Modal Rp180 Miliar ke Anak Usaha

Sebagai informasi, fasilitas kredit terbaru ini merupakan top-up dari plafon pinjaman sebelumnya sebesar Rp50.000.000.000, sebagaimana telah diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi Perseroan melalui surat No: 4917.1/EXT-MUTU/VI/2025 tertanggal 26 Juni 2025. Dengan penambahan tersebut, total plafon pinjaman MUTU kepada Bank BRI kini meningkat menjadi Rp65.000.000.000.

Meski penambahan pembiayaan membawa konsekuensi kewajiban pokok dan bunga, manajemen memandang langkah ini sebagai upaya strategis untuk memperkuat daya dukung pembiayaan usaha yang dinamis.

"Melalui transaksi ini, Perseroan diproyeksikan dapat meningkatkan pendapatan usaha dengan tetap fokus pada optimalisasi operasional yang produktif dan efisien. Fokus tersebut menjadi kunci untuk memastikan pertumbuhan bisnis jangka panjang dan berkelanjutan," tandas Arifin.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: