Kredit Foto: Kosmesia
PT Kosmetika Global Indonesia (Kosmesia), manufaktur maklon kosmetik yang berada di bawah naungan J99 Corp., meresmikan Coaching and Development Centre UMKM Kosmetik di kawasan SIER, Surabaya, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 perusahaan. Peresmian ini menjadi langkah strategis Kosmesia dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kosmetik nasional.
Peresmian pusat pembinaan tersebut menegaskan peran Kosmesia tidak hanya sebagai pelaku industri manufaktur, tetapi juga sebagai mitra pengembangan UMKM kosmetik dari hulu ke hilir. Melalui fasilitas ini, Kosmesia menyiapkan pendampingan terstruktur bagi pelaku usaha, mulai dari peningkatan standar produk, kualitas produksi, hingga pengembangan bisnis yang selaras dengan regulasi.
Founder Kosmesia, Shandy Purnamasari, menyampaikan bahwa peringatan ulang tahun ke-7 perusahaan menjadi momentum untuk memperluas dampak bisnis kepada masyarakat.
Baca Juga: PANDI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Digitalisasi
“Di ulang tahun Kosmesia ke-7 ini kami maknai sebagai fase untuk semakin bertanggung jawab dan berdampak. Inisiatif ini juga untuk mampu mendampingi pelaku usaha secara terstruktur dalam meningkatkan standarisasi produk, kualitas produksi dan pengembangan bisnis agar mampu memenuhi regulasi serta arahan BPOM,” ujar Shandy.
Dalam pengoperasiannya, Coaching and Development Centre UMKM Kosmetik melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai mitra strategis. Keterlibatan BPOM diarahkan untuk memperkuat edukasi regulasi dan kepatuhan standar, sehingga UMKM kosmetik mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat daya saing industri kosmetik lokal.
“Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci dalam penguatan ekonomi. Kolaborasi BPOM dengan KOSMESIA diharapkan mampu menciptakan UMKM kosmetik yang unggul dan berdaya saing,” kata Taruna.
Sejalan dengan peresmian pusat pembinaan, Kosmesia juga memperkenalkan tujuh inovasi terbaru sebagai bagian dari transformasi layanan dan pengembangan bisnis. Inovasi tersebut meliputi Glowcery TikTok Live Shopping, Event Collaboration, Brand Voice Service, Cosmetic Sachet for Freebies, New Product Innovation, Eco Friendly Packaging, serta AI Beauty Advisor berbasis kecerdasan buatan.
Selain itu, pada momentum HUT ke-7, Kosmesia mencatatkan pencapaian nasional dengan meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan tersebut diberikan atas implementasi teknologi kecerdasan buatan melalui AI Beauty Advisor dan AI Advisor Factory Excellence di sektor maklon kosmetik.
CEO J99 Corp., Ganesya Widya Pradana, menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Kosmesia merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun industri kosmetik nasional yang berkelanjutan.
“Kosmesia memegang peran strategis dalam mendorong pertumbuhan industri kosmetik nasional. Bagi kami, perkembangan bisnis harus sejalan dengan kontribusi sosial, salah satunya melalui pembinaan UMKM agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement