Prambanan Shiva Festival Representasikan Kekuatan Pariwisata RI di Mata Dunia
Kredit Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
“Nilai-nilai Shiwa mengajarkan keseimbangan antara cipta, rasa, dan karsa. Festival ini merayakan kesadaran yang menyatukan manusia, alam, dan Tuhan dalam satu harmoni. Ini merupakan bentuk nyata moderasi beragama yang menggabungkan nilai keagamaan, budaya, dan edukasi dalam ruang dialog yang damai dan berperan penting dalam membangun harmoni sosial,” kata Wisnu.
Ribuan umat Hindu tampak memadati kawasan Candi Prambanan, mengikuti rangkaian persembahyangan dengan khidmat di tengah latar kemegahan candi dan nuansa sakral yang menyelimuti kawasan. Perpaduan ritual keagamaan, seni budaya, dan tata cahaya menghadirkan pengalaman spiritual yang mendalam, sekaligus memperlihatkan kemegahan festival perdana ini.
Dalam kegiatan tersebut, Wamenpar Ni Luh didampingi Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini, Asisten Deputi Bidang Event Nasional Kemenpar Ni Komang Ayu Astiti, serta Direktur Utama Badan Otorita Borobudur Agustin Peranginangin. Hadir pula Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha.
Kunjungi Desa Wisata
Sebelum menghadiri rangkaian kegiatan Prambanan Shiva Festival, Wamenpar Ni Luh mengunjungi Kampung Wisata Purbayan di Kota Yogyakarta. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung kekayaan arsitektur tradisional khas Keraton Kesultanan Yogyakarta serta menyaksikan proses pembuatan kerajinan perak dan batik.
Pada Minggu (18/1/2026), Ni Luh melanjutkan kunjungan ke Desa Wisata Hargotirto di Kabupaten Kulonprogo. Di lokasi ini, ia meninjau sentra produksi gula semut serta proses pengerjaan batik yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif berbasis desa wisata.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait:
Advertisement