Kredit Foto: Instagram/Elon Musk
Sejarah mobil listrik sebenarnya sudah ada jauh sebelum dipopulerkan oleh triliuner Elon Musk melalui Tesla-nya dan General Motors EV1 di akhir tahun 1990-an.
Catatan historis dari Car and Drive menyebutkan mobil listrik sebenarnya muncul jauh sebelum jenis mesin pembakaran internal.
Timeline-nya bertarikh 1830-an, dengan sosoknya seorang Skotlandia bernama Robert Anderson lewat kreasi kereta bermotornya antara tahun 1832 dan 1839.
Saat itu teknologi menggunakan baterai (sel galvanik) dan belum dapat diisi ulang. Terbatasnya teknologi baterai yang memadai, makanya temuan ini disebut seperti halnya 'trik sulap', karena tanpa kuda ataupun sapi, kereta itu bisa bergerak.
Kemudian, orang Skotlandia lainnya, Robert Davidson dari Aberdeen, membangun prototipe lokomotif listrik pada tahun 1837. Versi yang lebih besar dan lebih baik yang didemonstrasikan pada tahun 1841, dapat menempuh jarak 1,5 mil dengan kecepatan 4 mph sambil membawa beban enam ton. Kemudian, lokomotif tersebut membutuhkan baterai baru.
Temuan ini justru bikin khawatir paka pekerja kereta api yang pada saat itu memakai teknologi mesin uap, dan cerita ending-nya temuan dari Kereta Lokomotif Listrik 'made in' Davidson berakhir menyedihkan karena dihancurkan.
Sisi lainnya, teknologi baterai yang dapat diisi ulang pertama kali ditemukan pada 1859 dan inilah waktu ide mobil listrik pertama kali dikembangkan.
Baca Juga: Changan Akan Luncurkan Mobil Listrik Terbarunya Pada April Mendatang
Sekitar tahun 1884, penemu Thomas Parker membantu menyebarkan trem bertenaga listrik dan membangun prototipe mobil listrik di Inggris.
Pada tahun 1890, seorang ahli kimia William Morrison, mengajukan paten untuk kereta listrik yang telah ia buat mungkin sejak tahun 1887. Kereta tersebut muncul dalam parade kota pada tahun 1888, dengan penggerak roda depan, 4 tenaga kuda, dan kecepatan tertinggi yang dilaporkan mencapai 20 mph, kendaraan ini memiliki 24 sel baterai yang perlu diisi ulang setiap 50 mil.
Kereta swa-gerak Morrison menjadi sensasi di Pameran Dunia Chicago tahun 1893, yang juga dikenal sebagai Pameran Dunia Columbian yang terkenal. Morrison sendiri lebih tertarik pada baterai daripada mobilitas, tetapi ia telah memicu imajinasi para penemu lainnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement