Patok Target Penjualan 6,5 Juta Unit, Geely Tetapkan Slogan 'Making Intelligent Cars for Everyone'
Kredit Foto: Istimewa
Pabrikan otomotif dari China, Geely Holding Group mematok rencana kerja lima tahun yang ambisius dengan proyeksi penjualan kendaraan global hingga melampaui 6,5 juta unit pada tahun 2030.
Geely memprediksi pasar luar negeri akan menyumbang lebih dari sepertiga dari pengirimannya, dan pendapatan tahunan diproyeksikan melebihi $143,39 miliar.
Rencana lima tahun tersebut, yang berjudul “One Geely, Leading through Innovation and Integration”, berfokus pada koordinasi yang lebih erat di seluruh merek, program teknologi, dan rantai pasokan.
Kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) diperkirakan akan menyumbang 75 persen dari penjualan. Perusahaan juga akan memangkas biaya riset dan pengembangan yang menelan 30 persen per modelnya.
Baca Juga: Kenapa Geely EX2 Cocok Jadi Mobil Listrik Pertama Anak Kota
Geely juga menetapkan tiga pergeseran strategis: beralih dari daya saing manufaktur ke layanan ekosistem; beralih dari pertumbuhan yang didorong oleh skala dan biaya menuju teknologi hijau dan cerdas; dan mengganti merek yang dijalankan secara independen dengan kolaborasi internasional yang lebih dalam.
Pada tahun 2025, grup tersebut melaporkan total penjualan 4,1 juta kendaraan, peningkatan 26% dibandingkan tahun sebelumnya.
Volume kendaraan energi baru meningkat 58% menjadi 2,2 juta unit, yang menurut perusahaan menempatkannya di urutan ketujuh secara global dan menjadikannya produsen mobil dengan pertumbuhan tercepat di antara sepuluh grup teratas.
Di bawah kerangka kerja "One Geely", merek-merek seperti Geely Auto, Geely Galaxy, Lynk & Co, dan Zeekr akan lebih terintegrasi, bersama dengan operasi Eropa dan AS dari Volvo, Polestar, dan Lotus.
Prioritas teknologi meliputi sistem penggerak cerdas, kokpit digital, elektronik dan listrik, baterai, dan powertrain hibrida, bersama dengan komersialisasi pengemudian otonom tingkat tinggi.
Geely mengatakan pihaknya sedang mengejar industrialisasi baterai semi-padat dan padat serta teknologi kendaraan metanol-hidrogen, dengan lebih dari 50.000 kendaraan tersebut sudah beroperasi.
Grup ini berencana untuk mengerahkan 100.000 taksi robot pada tahun 2030 melalui anak perusahaan mobilitasnya dan untuk memperluas layanan transportasi udara-darat di kota-kota besar Tiongkok.
Geely Auto Group mengatakan telah meningkatkan misinya menjadi “Membuat Mobil Cerdas yang Canggih untuk Semua Orang” dan akan meluncurkan sistem hibrida baru, teknologi bantuan pengemudi, dan ekspansi luar negeri lebih lanjut dalam strategi yang lebih luas.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement