Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Genjot Ekspansi, Emiten Hermanto Tanoko (CLEO) Bakal Bangun Tiga Pabrik Baru

Genjot Ekspansi, Emiten Hermanto Tanoko (CLEO) Bakal Bangun Tiga Pabrik Baru Kredit Foto: Siaran Pers/PT Sariguna Primatirta Tbk
Warta Ekonomi, Jakarta -

Emiten milik konglomerat Hermanto Tanoko, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menargetkan pengoperasian tiga pabrik baru pada 2026 sebagai bagian dari strategi ekspansi jaringan produksi dan distribusi nasional. Tiga pabrik tersebut masing-masing berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru, sehingga total jumlah pabrik CLEO meningkat dari 32 unit yang saat ini tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Ekspansi tersebut dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang dan memperluas jangkauan pasar, seiring dengan peningkatan permintaan produk air minum dalam kemasan (AMDK).

“Saat ini, CLEO telah memiliki 32 pabrik yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia,” kata CEO CLEO Melisa Patricia, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (27/1/2026). 

Baca Juga: Bakrie Group (ENRG) Temukan Sumber Minyak Baru, Potensi Cadangan Tembus 76 Juta Barel

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa salah satu pabrik baru yang akan beroperasi pada awal 2026 juga akan dilengkapi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan Perseroan.

Patricia mengatakan, ekspansi pabrik dilakukan secara konsisten dengan tetap mengedepankan prinsip bisnis berkelanjutan.
“Selaras dengan target pertumbuhan jangka panjang berkesinambungan yang ingin kami capai melalui ekspansi yang konsisten, CLEO terus mengedepankan langkah keberlanjutan. Salah satunya dengan melengkapi pabrik-pabrik milik Perseroan dengan PLTS,” kata Melisa.

Selama periode 2022–2025, CLEO telah memproduksi energi listrik dari PLTS sebesar 18.333.240 kWh. Produksi energi tersebut berkontribusi pada pengurangan emisi karbon hingga 15.948 ton CO₂. Dengan penambahan satu pabrik baru yang dilengkapi PLTS pada awal 2026, total kapasitas PLTS terpasang CLEO akan meningkat menjadi 8 MWp.

Baca Juga: Baru Jualan, Pengendali HILL Borong Saham Lagi Rp2,14 Miliar

Selain penggunaan energi terbarukan, Perseroan juga menjalankan berbagai program lingkungan lainnya. Sejak 2013 hingga 2025, CLEO telah menanam 136.330 pohon, yang mayoritas merupakan pohon bakau. Dari kegiatan tersebut, Perseroan berkontribusi terhadap penyerapan karbon sebesar 1.826 ton CO₂e.

Seiring dengan ekspansi jaringan pabrik, kinerja keuangan CLEO juga menunjukkan pertumbuhan. Hingga laporan keuangan kuartal III-2025, Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp2,09 triliun, tumbuh 6% secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan industri AMDK yang berada di kisaran 5% per tahun.

“CLEO terus berupaya melanjutkan kinerja positif setiap tahunnya, secara proaktif terus mencermati perkembangan dinamika pasar agar dapat menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, serta terus melanjutkan ekspansi ke wilayah-wilayah potensial sebagai bagian dari pelaksanaan strategi pertumbuhan jangka panjang,” tutup Melisa.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: