Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Diserang Amerika Serikat, Trump Ungkap Nasib Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Diserang Amerika Serikat, Trump Ungkap Nasib Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump buka suara terkait dengan nasib dari Pemimpin Iran, Mojtaba Khamenei. Hal ini menyusul serangan udara yang dilancarkannya menuju Teheran.

Trumpmengatakan belum jelas apakah pemimpin baru tersebut masih hidup setelah dilaporkan mengalami luka akibat serangan udara di tengah perang yang sedang berlangsung. Ia menyebut hingga kini belum ada bukti kuat mengenai kondisi terbaru dari Khamenei.

Baca Juga: Kuba 'Masih' Aman, Trump Fokus Selesaikan Isu Amerika Serikat-Iran

“Kami tidak tahu apakah dia masih hidup atau tidak. Saya hanya bisa mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang melihatnya, dan itu tidak biasa,” ujar Trump, dikutip dari Reuters.

Trump juga menyebut adanya berbagai laporan yang beredar mengenai kondisi dari Mojtaba. Menurutnya, sebagian pihak menyebut pemimpin baru itu mengalami luka parah bahkan kehilangan anggota tubuh.

“Banyak orang mengatakan dia mengalami cacat serius. Ada yang mengatakan dia kehilangan kakinya dan terluka sangat parah. Ada juga yang mengatakan dia sudah meninggal,” kata Trump.

Sebelumnya, Mojtaba Khamenei ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru dari Iran. Ali Khamenei yang sebelumnya menempati posisi tersebut tewas dalam gelombang awal serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.

Mojtaba Khamenei sendiri hingga saat ini belum pernah tampil di hadapan publik sejak konflik dimulai. Beberapa laporan menyebut ia mengalami luka akibat serangan udara tersebut.

Adapun Iran dan Amerika Serikat belum terlihat menunjukkan gelagat akan mengakhiri perang keduanya di Timur Tengah. Oman dilaporkan beberapa kali mencoba membuka jalur komunikasi antara keduanya namun hal tersebut belum membuahkan hasil.

Baca Juga: Amerika Serikat Peringatkan Dunia, Tuntut Bantuan Amankan Selat Hormuz dari Iran

Gedung Putih menegaskan bahwa pihaknya belum tertarik untuk membuka negosiasi dengan Tehran. Sementara Iran juga menunjukkan sikap serupa. Situasi tersebut membuat konflik antara kedunya masih berpotensi berlanjut tanpa kepastian jalur diplomasi dalam waktu dekat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar