Terima Kunjungan KPID Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Sinergi Penyiaran Sambut Kick Off Piala Dunia 2026
Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan lembaga penyiaran dan pemerintah daerah untuk menyukseskan Kick Off Penyiaran Piala Dunia 2026 yang dimulai pada 1 Februari mendatang.
Khofifah menilai, perhelatan Piala Dunia 2026 menjadi momentum bersejarah karena hak siarnya di Indonesia dipercayakan kepada media milik pemerintah.
Kondisi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan secara maksimal agar masyarakat dapat menikmati pertandingan secara legal, berkualitas, dan merata hingga ke daerah.
Lebih dari itu produk UMKM kita harapkan terdongkrak omsetnya.
"Pesan saya sinergi, sinergi, sinergi, utamanya di kabupaten/kota. Apa yang bisa kita sampaikan saat ini adalah penguatan jelang Kick Off Piala Dunia 2026 pada 1 Februari besok," kata perempuan nomor satu di Jawa Timur ini, saat menerima jajaran KPID Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (28/1/2026).
Khofifah menegaskan pula, bahwa KPID Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemegang hak siar, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.
Peran tersebut diperlukan untuk mengantisipasi potensi kendala teknis maupun regulasi, khususnya terkait penayangan di ruang publik.
"Sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir kendala teknis maupun regulasi terkait penayangan di ruang publik, sehingga masyarakat dapat merasakan kemeriahan turnamen," jelasnya.
Khofifah juga berharap, ajang Piala Dunia 2026 dapat menjadi panggung bagi lembaga penyiaran untuk menunjukkan profesionalisme dalam menghadirkan tayangan yang informatif, menghibur, sekaligus edukatif.
Ia optimistis kolaborasi antara Pemprov Jatim, KPID Jatim, TVRI, serta pemerintah daerah akan membuat pelaksanaan penyiaran berjalan kondusif.
"Semangat gotong royong antar lembaga ini menjadi kunci utama agar Jawa Timur tetap menjadi barometer nasional dalam penyelenggaraan penyiaran publik yang tertib, edukatif, dan penuh kegembiraan bagi seluruh pecinta sepak bola di tanah air," ungkapnya.
Selain itu, Gubernur Khofifah juga mendorong KPID Jawa Timur untuk memperkuat sinergi program dengan KPID di provinsi lain.
Menurutnya, kolaborasi lintas wilayah akan memperkuat fungsi pengawasan dan literasi penyiaran di tengah derasnya arus informasi digital.
"Langkah strategis ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif informasi hoaks serta memperkuat peran media konvensional sebagai referensi utama berita yang akurat dan terpercaya," pungkasnya.
Sementara Ketua KPID Jatim, Royin Fauziana, menyatakan kesiapan KPID Jatim untuk mempublikasikan dan menyukseskan kick off Piala Dunia 2026.
"Alhamdulillah terima kasih kepada Gubernur Khofifah menerima kunjungan dan menerima laporan kinerja KPID Jatim 2025. Kami siap melakukan secara masif mempublikasikan dan menyukseskan kick off Piala Dunia 2026," kata Royin yang didampingi Wakil Ketua KPID Jawa Timur Khoirul Huda, serta jajaran anggota KPID Jawa Timur.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Amry Nur Hidayat
Advertisement