Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Owner PR Cahaya Pro Ajak Pengusaha IHT Madura Maju Bersama

Owner PR Cahaya Pro Ajak Pengusaha IHT Madura Maju Bersama Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Owner pabrik rokok (PR) Cahaya Pro, H. Fathor Rosi mengajak para pengusaha industri hasil tembakau (IHT) di Madura bangkit dan maju bersama.

Hal itu mengingat pertumbuhan industri hasil tembakau (IHT) di Madura tumbuh pesat. Dampak berganda (multiplier effect) juga dirasakan, mulai dari serapan bahan baku tembakau dari para petani setempat, serapan tenaga kerja (padat karya), peningkatan pendapatan daerah hingga penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau.

H. Fathor Rosi menegaskan, para pengusaha IHT Madura selama ini tegak lurus, karena itu, pihaknya memohon terutama pemerintah pusat sebagai pengambil kebijakan itu tegak lurus juga.

Baca Juga: Bea Cukai Sita 160 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Rugi Rp213,76 Miliar

Menurut H. Fathor Rosi, IHT adalah salah satu tulang punggung penerimaan negara, dan bagi daerah seperti Madura, ini sangat krusial khususnya bagi kelangsungan roda perekonomian daerah dan pekerja sektor tembakau.

"Tidak hanya Cahaya Pro yang ingin maju. Kita juga ingin maju bersama. Seperti kata bapak bupati Pamekasan ‘Bangkit Bersama, Sejahtera Berkualitas'," tegas H. Fathor Rosi dalam sambutannya di Front One and Azana Style Hotel, Pamekasan, belum lama ini. 

H. Fathor Rosi juga menyampaikan pesan pada Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak agar pemerintah melakukan pembinaan ke para pengusaha IHT di Madura. 

"Izin saya ingin menyampaikan, mumpung ada bapak wakil gubernur, bapak Emil Dardak, tolong disampaikan kepada pemerintah pusat, agar Madura ini dibina. Karena Madura ini tinggal pembinaan saja, bapak, inshaallah, Madura tidak akan malu-maluin," ujar H. Fathor Rosi. 

Diketahui, PR Cahaya Pro Pamekasan menerima penghargaan Madura Awards untuk kategori kontributor cukai tertinggi IHT lokal 2025. Penghargaan diterima langsung owner PR Cahaya Pro, H. Fathor Rosi. 

Dijelaskan, kontribusi cukai IHT tahun 2025, PR Cahaya Pro tidak hanya tertinggi di Kabupaten Pamekasan.

"Tak lupa, kami ingin menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan kami, karena tanpa mereka, kami tidak akan bisa sampai ke sini. Sebetulnya, kontribusi terbesar dari tahun 2015 itu, Alhamdulillah, Cahaya Pro selalu nomor satu di Madura," kata H. Fathor Rosi. 

H. Fathor Rosi berharap para pemangku kebijakan terus hadir membina industri rokok lokal agar tetap kondusif dan berdaya saing.

Baca Juga: Wacana Plain Packaging Rokok Dikhawatirkan Langgar HAKI dan Bertentangan dengan Sejumlah UU

Menurutnya, peran pemerintah sangat penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Madura.

Diketahui, PR Cahaya Pro tahun ini kembali menjadi perusahaan dengan jumlah buruh penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) terbanyak di Pamekasan tahun 2025.

Data Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan menyebutkan, dari 54 perusahaan yang terinventarisasi, sebanyak 418 buruh PR Cahaya Pro menerima BLT DBHCHT dari total 4.458 penerima yang diproyeksikan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: