Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

SDM Kompeten Faktor Kunci Keberhasilan Ekonomi Biru

SDM Kompeten Faktor Kunci Keberhasilan Ekonomi Biru Kredit Foto: Dok. KKP

Sementara itu, RARE Indonesia menekankan pentingnya pendekatan perubahan perilaku berbasis masyarakat. Wakil Presiden RARE Indonesia, Hari Kushardanto, menyampaikan bahwa manusia merupakan kunci utama solusi pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.

Selain EDF Indonesia dan RARE Indonesia, juga terdapat 6 mitra pembangunan lainnya yang bersinergi dengan Puslat KP. Dari kolaborasi ini, telah menghasilkan 36 modul pelatihan dan pedoman yang  telah disusun untuk mendukung pengelolaan kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Selain itu, modul juga dikembangkan untuk Marine Protected Area Center of Excellence, penguatan Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan, pemantauan pencemaran pesisir, serta pendekatan pengelolaan perikanan berbasis ekosistem (Ecosystem Approach to Fisheries Management). 

Dampak Nyata di Lapangan

Chichi Fitriana, Koordinator Penyuluh Perikanan Kab. Bolaang Mongondow yang merupakan penerima manfaat pelatihan dari mita pembangunan menyampaikan, bahwa  melalui Training of Trainer (ToT) dibekali materi  untuk meningkatkan kapasitas. “Pelatihan yang diberikan oleh Rare sebagai mitra pembangunan dan juga dari Puslat memberikan pemahaman tambahan terkait cara pendampingan atau metode fasilitasi kepada masyarakat, yaitu mengajak mereka berdiskusi, negosiasi dan terlibat aktif,” ujarnya.

Salah satu penerima manfaat pelatihan, Nasrun, nelayan dari Bolaang Mongondow Timur, mengungkapkan bahwa pelatihan dan pendampingan yang diterimanya sejak 2023 memberikan manfaat nyata, mulai dari pemahaman menjaga kelestarian laut, penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, hingga literasi keuangan untuk pengelolaan rumah tangga nelayan. Hingga kini, kelompok nelayan di wilayahnya telah mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam praktik sehari-hari, dengan lebih disiplin menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan, menerapkan penangkapan ikan sesuai ukuran dan musim, serta mengelola hasil usaha secara lebih tertata dan berkelanjutan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama Pengembangan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan dalam Mendukung Ekonomi Biru Tahun 2026. Komitmen yang ditandatangani oleh Kepala BPPSDM KP, Kepala Pusat Pelatihan KP, EDF, CTC, RARE Indonesia, YKAN,  SMERU Research Institute, DWF Indonesia, WWF Indonesia, Rekam Nusantara Foundation, dan MERMAID Project ini menegaskan kesepakatan para pihak untuk memperkuat kolaborasi pelatihan yang berdampak, berkelanjutan, dan terintegrasi dalam sistem pelatihan KP, serta ditindaklanjuti melalui rencana aksi dan mekanisme evaluasi yang terukur.

Selepas Pertemuan Nasional Mitra Pembangunan, kegiatan pun dilanjutkan dengan Pelatihan Framework for Integrated Stock and Habitat Evaluation (FISHE) hasil kolaborasi EDF dan Puslat KP, sebagai bentuk implementasi nyata penguatan kapasitas SDM KP.

Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya menegaskan bahwa penguatan SDM merupakan investasi jangka panjang yang menentukan arah pembangunan KP Indonesia ke depan. Menurutnya, kolaborasi lintas pihak dalam pengembangan kapasitas SDM menjadi kunci untuk memastikan agenda ekonomi biru berjalan secara inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir. 

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: