Uni Eropa Tetapkan Garda Revolusi Iran Sebagai Organisasi Teroris
Kredit Foto: AP Photo
Uni Eropa kembali meluncurkan tekanan barunya untuk Iran. Kali ini dengan meresmikan cap organisasi teroritas terhadap Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps).
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas mengatakan pihaknya sepakat untuk memasukkan organisasi itu ke dalam daftar organisasi teroris. Hal itu menandai peningkatan signifikan tekanan politik dan diplomatik ke Teheran.
Baca Juga: Mata Uang Iran di Hadapan Dolar Hancur Lebur Terparah Sepanjang Sejarah
“Para menteri luar negeri kami baru saja mengambil langkah tegas dengan menetapkan mereka sebagai organisasi teroris,” ungkap Kallas di X, Jumat (30/1).
“Setiap rezim yang membunuh ribuan rakyatnya sendiri sedang bekerja menuju kehancurannya sendiri,” tambahnya.
Penetapan Garda Revolusi Islam Iran sebagai organisasi teroris membuka jalan bagi penerapan sanksi yang lebih luas, termasuk pembekuan aset, larangan perjalanan serta pembatasan aktivitas keuangan dan politik yang terkait dengan korps elit militer tersebut di Uni Eropa.
IRGC selama ini memegang peran penting dalam struktur kekuasaan dari Iran. Ia tidak hanya sebagai kekuatan militer, tetapi juga sebagai aktor utama dalam keamanan dalam negeri, operasi intelijen serta pengaruh regional di Timur Tengah.
Baca Juga: Donald Trump Ultimatum Iran: Perang atau Berunding Soal Nuklir
Keputusan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran kawasan euro terhadap pelanggaran hak asasi manusia di Iran. Hal itu termasuk tindakan keras terhadap demonstrasi domestik, serta aktivitas militer dan keamanan dari IRGC.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement