Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Astra Graphia (ASGR) Bukukan Laba Rp270,61 Miliar pada 2025, Tumbuh 32%

Astra Graphia (ASGR) Bukukan Laba Rp270,61 Miliar pada 2025, Tumbuh 32% Kredit Foto: Astragraphia
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Astra Graphia Tbk (ASGR) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja impresif. Laba bersih konsolidasian per 31 Desember 2025 tercatat Rp270,61 miliar, tumbuh 32% dibandingkan Rp204,65 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersih pun ikut menanjak 6% menjadi Rp2,99 triliun, dari Rp2,81 triliun pada 2024. 

"Pertumbuhan pendapatan bersih konsolidasian terutama didorong oleh kinerja positif dari segmen Solusi Teknologi Informasi, yang telah mentransformasi bisnisnya menjadi IT Professional Services. Kenaikan laba bersih konsolidasian pada tahun 2025 berasal dari peningkatan laba kotor konsolidasian sebesar 12% baik dari segmen Solusi Dokumen maupun segmen Solusi Teknologi Informasi," kata Presiden Direktur ASGR, Hendrix Pramana. 

Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp2,26 triliun pada 2025 dari Rp2,16 triliun pada 2024. Meski demikian, laba bruto tetap tumbuh menjadi Rp724,60 miliar, naik dari Rp649,19 miliar pada tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Kinerja Moncer, Astra Otoparts (AUTO) Raup Laba Rp2,21 Triliun di 2025

Dari sisi neraca, total aset Perseroan mencapai Rp3,11 triliun per akhir Desember 2025 dari Rp2,94 triliun. Liabilitas relatif stabil di Rp1,02 triliun, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp2,09 triliun dari Rp1,92 triliun pada 2024.

"Astragraphia terus melakukan operational excellence, digitalisasi di dalam proses bisnis, serta inovasi yang berkelanjutan yang turut berkontribusi terhadap pencapaian positif ini. Selain itu, pengelolaan arus kas yang lebih optimal turut mendorong pertumbuhan laba bersih Astragraphia," ujar Hendrix.

Tak hanya fokus pada kinerja finansial, Astragraphia juga memperkuat komitmen keberlanjutan melalui Sustainability Framework and Aspiration yang diimplementasikan lewat prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.

Strategi Triple-P (Portfolio, People, dan Public Contribution) menjadi fondasi integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap lini bisnis.

Baca Juga: Laba Emiten Grup Astra (MMLP) Ambles 73,86% di 2025

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Astragraphia menggandeng Rumah BUMN, wadah pemberdayaan UMKM yang diinisiasi Kementerian BUMN, melalui program Kelas ASIK (Kelas Astragraphia untuk Industri Kreatif) di berbagai kota di Indonesia. Kolaborasi ini ditujukan untuk mendorong UMKM naik kelas dan semakin kompetitif di pasar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: