Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

China Dukung Kuba, Kecam Manuver Trump

China Dukung Kuba, Kecam Manuver Trump Kredit Foto: Reuters/Thomas Peter
Warta Ekonomi, Jakarta -

China menyatakan penolakan tegas terhadap manuver ancaman tarik yang dilakukan terhadap Kuba. Hal itu baru-baru ini dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun mengatakan bahwa langkah tersebut tidak manusiawi dan berpotensi merampas hak rakyat atas kelangsungan hidup dan pembangunan dari Kuba.

Baca Juga: SCMP dan Kadin Indonesia Siap Gelar China Conference Southeast Asia 2026

“China dengan tegas menentang praktik-praktik yang dapat merugikan hak rakyat atas subsistensi dan pembangunan di Kuba,” kata Guo, dikutip dari Xinhua, Senin (2/2).

Guo juga menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh negara itu dalam mempertahankan kedaulatan nasional dan keamanan, serta menolak segala bentuk campur tangan eksternal.

“China dengan tegas mendukung Kuba dalam menjaga kedaulatan dan keamanannya, serta menolak intervensi dari pihak luar,” ujarnya.

Sebelumnya, Trump akan mengenakan tarif tambahan terhadap barang impor dari negara-negara yang memasok minyak ke Kuba.

Ancaman tarif itu dinilai sebagai bagian dari kebijakan tekanan ekonomi terhadap Havana. Langkah tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak internasional yang menilai kebijakan itu berpotensi memperburuk kondisi ekonomi dan kemanusiaan di Kuba.

Baca Juga: Penjualan Mobil Berbahan Bakar Bensin di China Terus Menurun Hampir Dua Kali Lipat

Trump sendiri mengatakan bahwa dirinya terbuka untuk melakukan negosiasi perdagangan dengan Kuba. Ia yakin negara itu akan datang kepadanya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: