Kredit Foto: Superbank
PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) memperluas akses pengajuan Pinjaman Atur Sendiri (PAS) dengan menghadirkan fitur pengajuan langsung melalui aplikasi Grab. Langkah ini memungkinkan jutaan pengguna dan mitra Grab terpilih di Indonesia mengajukan pinjaman bank tanpa agunan langsung dari aplikasi yang mereka gunakan sehari-hari.
Melalui integrasi tersebut, pengguna Grab terpilih tidak hanya dapat membuka rekening dan mengakses layanan perbankan Superbank, tetapi juga memulai proses pengajuan PAS secara langsung di aplikasi Grab. Seluruh proses pembiayaan tetap dijalankan sesuai ketentuan perbankan yang berlaku.
Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan mengatakan perluasan akses pengajuan PAS ini merupakan bagian dari upaya perseroan menghadirkan layanan perbankan yang lebih relevan dan mudah dijangkau, terutama bagi segmen masyarakat yang masih underbanked.
“Perluasan akses pengajuan PAS melalui Grab mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin relevan dan mudah dijangkau oleh lebih banyak masyarakat, termasuk segmen yang selama ini masih underbanked,” ujar Tigor dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Baca Juga: Tambah Koleksi, Entitas Usaha Grab Borong Rp382 Miliar Saham Superbank (SUPA)
Ia menambahkan, kolaborasi ekosistem ini bertujuan membuka akses pembiayaan bank yang bertanggung jawab dengan proses yang lebih cepat, sekaligus memastikan keamanan, transparansi, dan prinsip kehati-hatian perbankan tetap terjaga.
“Melalui kolaborasi ekosistem, kami ingin membuka akses pembiayaan bank yang bertanggung jawab dengan proses lebih cepat di aplikasi Grab, sekaligus memastikan seluruh proses tetap berjalan secara aman, transparan, dan prudent sesuai prinsip kehati-hatian perbankan,” ujarnya.
PAS merupakan produk pinjaman digital tanpa agunan milik Superbank yang memberikan fleksibilitas kepada nasabah dalam menentukan jumlah pinjaman, tenor, dan tanggal jatuh tempo. Produk ini juga memungkinkan nasabah melakukan pinjaman berulang tanpa harus menunggu pelunasan penuh, dengan proses yang transparan sebagai produk perbankan.
Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan integrasi pengajuan PAS di aplikasi Grab merupakan bagian dari upaya Grab menghadirkan layanan yang semakin relevan dalam satu ekosistem.
“Integrasi pengajuan PAS di aplikasi Grab merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan layanan yang semakin relevan bagi pengguna dalam satu ekosistem,” kata Neneng.
Baca Juga: Entitas Anak Emtek Lanjut Serok Saham SUPA, Rogoh Rp25,76 Miliar
Ia menegaskan kolaborasi dengan Superbank sebagai bank berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia bertujuan memberikan akses pembiayaan yang lebih aman dan bertanggung jawab bagi pengguna terpilih.
“Melalui kolaborasi dengan Superbank sebagai bank berizin dan diawasi OJK dan BI, kami ingin membantu pengguna terpilih mengakses solusi pembiayaan yang lebih aman, transparan, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Perluasan akses PAS ini melanjutkan strategi Superbank dalam memanfaatkan kolaborasi ekosistem untuk memperluas distribusi layanan perbankan digital. Sebelumnya, pada Juni 2024, Superbank memfasilitasi pembukaan rekening dan penggunaan rekening sebagai metode pembayaran langsung di aplikasi Grab. Inisiatif tersebut kemudian diperluas pada Mei 2025 melalui peluncuran OVO Nabung by Superbank.
Superbank tercatat sebagai bank digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS, serta berizin dan diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri