Tuntut Komitmen Kesejahteraan Hewan, Act for Farmed Animals Gelar Aksi Damai
Kredit Foto: Istimewa
Sebanyak 13 aktivis dari koalisi Act for Farmed Animals (AFFA) menggelar aksi damai di depan Hotel Millenium Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Aksi ini untuk mendesak Hotel Millennium memenuhi komitmen penggunaan telur bebas sangkar (cage-free) yang telah diumumkan sejak 2018 dengan tenggat akhir 2025.
Aksi ini dilakukan karena hingga kini belum adanya laporan publik terkait realisasi komitmen tersebut.
Para aktivis menyampaikan tuntutan melalui aksi simbolik berupa jam raksasa sebagai pengingat bahwa waktu terus berjalan, serta visual kondisi ayam yang tersiksa di dalam kandang baterai untuk menyoroti dampak kesejahteraan hewan dari praktik yang masih digunakan.
Secara global tren transisi ke telur bebas sangkar terus meningkat, sebagaimana tercatat dalam laporan Cage-Free Tracker Asia 2025 yang dirilis oleh Sinergia Animal.
Laporan Cage-Free Tracker Asia 2025 tersebut telah mengevaluasi 95 perusahan pangan yang beroperasi di India, Indonesia, Jepang, Malaysia, dan Thailand. Lima negara Asia ini memegang peran penentu dalam ekonomi telur Asia serta akses global terhadap bahan baku telur yang lebih etis.
"Sebuah komitmen adalah janji yang harus terpenuhi. Transisi ini sudah cukup lama, memasuki tahun ke delapan sejak Millennium merilis komitmen bebas sangkarnya, hingga detik ini belum ada laporan terkait sudah sampai mana kemajuan janji tersebut. Tenggat waktu yang disepakati adalah di akhir tahun 2025 lalu. Tanpa adanya transparansi terkait implementasi maka kami menilai Hotel Millennium mengabaikan kesejahteraan hewan," tegas Elfha Shavira, Pemimpin Kampanye Act for Farmed Animals, Senin (2/2/2026).
Berdasarkan data Asia Cage-Free Tracker 2025, Millennium Hotel berada dalam Tier E atau yang terburuk, yang berarti tidak ada laporan sama sekali terkait implementasi komitmen mereka kepada publik.
Saat ini sebanyak 70,5% perusahaan telah mengungkapkan kemajuan implementasi komitmen mereka, meningkat dari 69,8% pada tahun sebelumnya. Laporan ini mengklasifikasikan perusahaan ke dalam sembilan tingkatan (tier) untuk memetakan siapa yang memimpin dan siapa yang tertinggal.
Baca Juga: Jakarta Masih Kalah sama Bandung untuk Urusan Kemacetan Lalu Lintas
Walaupun pihak Hotel Millennium Kebon Sirih menolak untuk berdialog, Act for Farmed Animals menyatakan akan terus memantau perkembangan komitmen mereka. Koalisi AFFA siap berkolaborasi dengan bisnis multinasional seperti Hotel Millennium untuk memastikan standar yang diterapkan memenuhi harapan global akan sistem pangan yang transparan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Hotel Millennium Kebon Sirih belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: