Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pakar SEO Indonesia Calvin Tedja Jelaskan Strategi SEO dan GEO di Era AI

Pakar SEO Indonesia Calvin Tedja Jelaskan Strategi SEO dan GEO di Era AI Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah semakin majunya teknologi mesin pencarian, berbagai platform AI Search seperti ChatGPT dan Google Gemini mengubah cara informasi dicari, diproses, serta direkomendasikan kepada pengguna.

Dalam konteks tersebut, figur pakar SEO Indonesia dengan pemahaman strategis dan adaptif semakin dibutuhkan.

Calvin Tedja adalah pakar SEO Indonesia yang dikenal dengan pendekatan SEO berbasis semantic SEO, authority-driven link building, dan Generative Engine Optimization (GEO).

Melalui strategi yang menekankan pada trust, konteks, dan kredibilitas sumber, Calvin Tedja membantu website bisnis membangun visibilitas organik yang berkelanjutan di tengah perubahan algoritma Google. 

Evolusi SEO di Era AI Search

Transformasi mesin pencarian di era AI Search seperti di ChatGPT, AI Overview, dan Google Gemini kini bukan hanya sebatas pada penyempurnaan algoritma ranking.

AI Search dianggap membawa perubahan dari yang sebelumnya hanya menampilkan daftar tautan menuju ke penyajian jawaban yang dirangkum dan direkomendasikan secara kontekstual.

Selain itu, pengguna juga sudah banyak yang berinteraksi dengan ringkasan informasi dibandingkan harus menelusuri banyak halaman. SEO sedang memasuki fase baru dengan fokus yang berbeda.

Saat ini, SEO lebih fokus ke arah visibility berbasis rekomendasi disertai dengan posisi ranking di hasil pencarian Google.

SEO berevolusi mengikuti cara baru mesin pencari dan AI menyajikan jawaban.

Dengan demikian, SEO modern menuntut kombinasi antara kualitas konten, struktur informasi, serta otoritas sumber yang terverifikasi.

Strategi SEO dan GEO untuk Optimasi Mesin Pencari dan AI Platform

SEO adalah strategi yang digunakan untuk mengoptimasi website agar muncul di hasil pencarian mesin pencari Google, sedangkan GEO adalah optimasi lanjutan untuk meningkatkan visibilitas brand website di AI platform seperti ChatGPT. 

Optimasi SEO di era AI membutuhkan pendekatan yang lebih lanjut.

Menurut Calvin Tedja, pakar SEO Indonesia dan Founder Omnirank, terdapat sejumlah fondasi utama yang perlu diperhatikan agar strategi SEO tetap relevan dan berkelanjutan.

1. Struktur Konten yang Mudah Dipahami AI

Struktur konten menjadi fondasi utama dalam SEO berbasis AI.

Penggunaan hierarki heading 2 dan heading 3 yang jelas akan membantu mesin pencari dalam memahami hubungan setiap topik secara sistematis.

Paragraf yang disusun sebagai unit jawaban yang berdiri sendiri juga akan mempermudah AI dalam mengutip dan menjadikannya sebagai referensi.

Pendekatan seperti ini juga dapat diperkuat dengan penyajian data secara lengkap, riset original, serta penulisan konten yang langsung ke inti pembahasan.

Hal ini akan meningkatkan kualitas SEO website secara keseluruhan.

2. Integrasi Elemen Konversi dalam Konten

Di era AI Search, konten SEO tidak lagi berhenti pada informasi, namun berbagai konten yang ada juga berperan sebagai alat untuk pengambilan keputusan.

Traffic yang dihasilkan SEO tetap penting, namun nilainya akan semakin meningkat saat berbagai konten mampu mengarahkan pembaca pada langkah-langkah berikutnya.

Pendekatan seperti inline recommendation dan contextual CTA juga dinilai lebih relevan jika dibandingkan dengan promosi besar-besaran.

Meski demikian, kepentingan bisnis tetap dapat berjalan seiring dengan pengalaman pengguna. Konten SEO yang efektif tidak hanya informatif, tetapi juga memudahkan pengambilan keputusan.

3. Pendekatan Intent & Psikografis

SEO kini semakin bergerak ke arah pemahaman intent pengguna yang lebih mendalam.

Terlebih, AI sudah mampu membaca konteks pencarian, termasuk tujuan, urgensi, hingga latar belakang audiens.

Oleh karena itu, optimasi berbasis keyword dirasa tidak lagi cukup untuk mempertahankan performa jangka panjang.

Dengan memahami pain point, tingkat awareness, hingga motivasi audiens, konten dapat disusun secara lebih tepat sasaran.

Hal ini akan memperkuat nilai SEO sebagai alat komunikasi yang lebih strategis. Konten yang relevan secara intent memiliki peluang yang lebih besar untuk direkomendasikan oleh mesin pencari maupun platform AI Search.

4. Membangun Topical Authority Secara Konsisten

Topical authority membantu website tetap relevan di mesin pencari dan AI secara bersamaan.

Oleh karena itu, topical authority tetap menjadi pilar penting dalam strategi SEO.

Website yang secara konsisten membahas satu topik secara mendalam dinilai akan lebih mudah dikenal sebagai sumber yang terpercaya.

Model pillar dan cluster membangun struktur yang utuh dan saling terhubung.

Selain itu, adanya internal linking juga berperan dalam memperkuat konteks dan mengarahkan mesin pencari untuk memahami hubungan antar konten.

Penyajian konten yang natural seperti percakapan juga dapat menjadi nilai tambah dan selaras dengan pemrosesan bahasa AI.

5. Optimasi Freshness dan Tren Konten

Optimasi freshness atau pembaruan konten menjadi hal penting, terlebih untuk berbagai topik yang dinamis dan cepat berubah.

Konten yang diperbarui secara berkala menunjukkan bahwa suatu website aktif dan tetap relevan terhadap perkembangan terbaru pada industri.

Pembaruan juga menegaskan pemeliharaan SEO secara berkelanjutan.

Adanya pembaruan berbasis momentum, seperti perubahan algoritma, tren pasar, hingga studi kasus terkini akan membantu menjaga performa SEO pada Google Search.

Selain itu, strategi ini juga akan meningkatkan peluang konten untuk muncul pada Google Discover yang dikenal sangat mengutamakan update informasi.

6. Authority Asset sebagai Diferensiasi SEO

Di tengah konten digital yang membanjiri platform pencarian, authority asset dapat dijadikan sebagai pembeda utama.

Data yang original, riset internal, hingga penggunaan studi kasus eksklusif memberikan nilai yang sulit ditiru oleh kompetitor.

Konten ini tentu tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan audiens, namun juga memperkuat otoritas di mesin pencari.

Dengan kata lain, authority asset memperkuat posisi SEO sebagai strategi jangka panjang, bukan taktik sesaat.

Ketika AI mencari sumber yang kredibel sebagai rujukan, aset berbasis data dan pengalaman nyata mempunyai peluang yang lebih besar untuk diprioritaskan.

Pendekatan ini semakin menegaskan bahwa SEO tidak dibangun dari taktik jangka pendek.

Pendekatan SEO Berkelanjutan khas Calvin Tedja

Pendekatan SEO berkelanjutan yang dikembangkan oleh Calvin Tedja menempatkan SEO sebagai sistem terintegrasi.

Implementasi strategi ini terlihat dari layanan yang dikembangkan oleh Omnirank sebagai agensi SEO yang berfokus pada semantic SEO dan authority-driven link building strategy untuk pertumbuhan jangka panjang.

Technical SEO berfungsi sebagai fondasi agar website tetap optimal dari sisi performa dan aksesibilitas.

Selain itu, on-page SEO lebih fokus pada konteks dan kualitas informasi, serta authority-driven link building digunakan untuk membangun reputasi dari sumber relevan.

Sebagai lapisan adaptasi AI, Generative Engine Optimization (GEO) juga diterapkan supaya konten tetap optimal saat diproses dan dirangkum oleh AI.

Pendekatan seperti ini semakin menegaskan bahwa SEO akan menjadi lebih bernilai di tengah era AI yang semakin banyak digunakan.

Kontribusi dan Otoritas Profesional

Sebagai pakar SEO Indonesia, Calvin Tedja dikenal aktif berkontribusi dalam pengembangan ekosistem SEO nasional.

Ia diketahui memiliki berbagai publikasi SEO case study berbasis data, penerbitan e-book SEO, hingga berbagai konten edukasi yang membahas SEO dan AI Search secara komprehensif.

Calvin Tedja juga kerap diundang sebagai pembicara dalam SEO Conference maupun SEO Event, dosen tamu di berbagai kampus, serta narasumber di sejumlah webinar komunitas digital.

Baca Juga: Dari SEO ke GEO, Munculnya Brand dalam Ringkasan Jawaban AI jadi Faktor Penting Baru Strategi Digital Bisnis

Kredibilitas profesionalnya juga makin kuat saat dipercaya sebagai juri kompetisi SEO oleh ASUS Republic of Gamers (ROG).

Beliau juga berperan dalam merancang dan mengimplementasikan strategi SEO berbasis semantic dan authority-driven link building yang relevan di era AI Search.

Dengan demikian, pendekatan yang dikembangkan Calvin Tedja semakin menunjukkan bahwa SEO telah bertransformasi semakin strategis.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: