Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertamina Patra Niaga Wayame Bahas Keamanan Siber hingga Drone Ilegal dalam Acara Table Top Exercise ISPS Code

Pertamina Patra Niaga Wayame Bahas Keamanan Siber hingga Drone Ilegal dalam Acara Table Top Exercise ISPS Code Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dalam upaya menjaga keandalan sistem keamanan fasilitas pelabuhan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman modern, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Wayame, Ambon, telah sukses menyelenggarakan kegiatan Table Top Exercise International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 4 hingga 5 Maret 2026.

Kegiatan strategis ini dirancang untuk memastikan bahwa seluruh elemen operasional di area Objek Vital Nasional (Obvitnas) siap menghadapi potensi gangguan keamanan, khususnya yang berkaitan dengan teknologi dan keamanan siber.

Rangkaian Kegiatan dan Simulasi Ancaman Pelaksanaan Table Top Exercise ini dibagi menjadi dua tahapan utama untuk memastikan simulasi berjalan maksimal:

Hari Pertama (Rabu, 4 Maret 2026): Agenda diawali dengan kegiatan refreshment materi ISPS Code yang dirangkai dengan gladi resik. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat perkantoran PT Pertamina Patra Niaga IT Wayame, bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mematangkan koordinasi internal seluruh personel (Port Facility Security Officer dan tim keamanan) sebelum simulasi utama dilakukan.

Hari Kedua (Kamis, 5 Maret 2026): Puncak kegiatan berupa Exercise Table Top ISPS Code diselenggarakan di Swiss-Belhotel Ambon. Latihan ini dirancang dengan skenario yang komprehensif dan interaktif.

Tahun ini, PT Pertamina Patra Niaga IT Wayame mengangkat tema yang sangat relevan dengan tantangan keamanan masa kini, yaitu "Cyber Security". Skenario latihan dijalankan dengan judul spesifik: "Pengoperasian Drone Tidak Dikenal pada Area Terbatas - Terlarang serta Ancaman Sabotase".

Melalui skenario tersebut, seluruh peserta diuji kemampuan dan kesigapannya dalam merespons ancaman secara terukur, termasuk melakukan uji coba respons perubahan tingkat keamanan (security level).

Pernyataan Manajemen Menanggapi pelaksanaan kegiatan simulasi ini, Novi Prasetyo, Integrated Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga IT Wayame, menegaskan pentingnya adaptasi terhadap bentuk ancaman baru di era digital.

"Ancaman terhadap keamanan fasilitas operasional saat ini tidak lagi hanya bersifat konvensional atau fisik, melainkan telah merambah ke aspek teknologi seperti keamanan siber dan intrusi penggunaan drone ilegal. Melalui Table Top Exercise ISPS Code ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh lini operasi di IT Wayame memiliki kesiapsiagaan yang matang, adaptif, dan mampu merespons setiap eskalasi ancaman keamanan dengan cepat dan tepat."

"Kami juga sangat mengapresiasi dukungan penuh dan sinergi yang luar biasa dari KSOP Kelas I Ambon, KODERAL IX Ambon, dan POLSEK Ambon. Kolaborasi lintas instansi ini adalah kunci utama dalam menjaga keamanan Objek Vital Nasional demi menjamin kelancaran distribusi energi bagi masyarakat di wilayah Maluku," ujar Novi Prasetyo.

Sinergi dan Kolaborasi Lintas Instansi Keberhasilan penanganan ancaman keamanan di area pelabuhan tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pihak fasilitas pelabuhan dan otoritas keamanan terkait. Kegiatan ini dihadiri dan diikuti secara aktif oleh berbagai instansi pemangku kepentingan, antara lainManajemen dan Tim Keamanan PT Pertamina Patra Niaga IT WayameKSOP Kelas I AmbonKODERAL IX AmbonPOLSEK Ambon.

Dengan terlaksananya Table Top Exercise ISPS Code ini, PT Pertamina Patra Niaga IT Wayame berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kompetensi personel agar selalu tanggap dan siap menghadapi dinamika ancaman keamanan yang terus berkembang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat