Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Billy Mambrasar Paparkan Prabowonomics di Hadapan Investor Amerika Serikat

Billy Mambrasar Paparkan Prabowonomics di Hadapan Investor Amerika Serikat Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ekonom Indonesia Billy Mambrasar memaparkan konsep Prabowonomics sebagai arah baru pembangunan ekonomi nasional di hadapan investor Amerika Serikat dalam sebuah forum ekonomi yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta.

Dalam pemaparannya, Billy menjelaskan bahwa Prabowonomics merupakan model ekonomi jalan tengah Indonesia, di mana negara hadir menjaga stabilitas, pasar tetap bergerak, dan rakyat dilindungi.

Pendekatan ini menempatkan kekuatan negara sebagai fondasi ketertiban sosial, sehingga masyarakat dapat bekerja dengan tenang dan ekonomi terus tumbuh. Ia menyoroti bahwa di tengah gejolak global, ekonomi Indonesia tetap mencatat pertumbuhan di atas 5 persen pada 2025.

Billy yang merupakan seorang tenaga ahli investasi zona perdagangan bebas Batam juga menekankan reformasi pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini diarahkan lebih profesional dan efisien.

Melalui penguatan tata kelola aset negara, hasil BUMN dikembalikan untuk kepentingan publik, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Prabowonomics memulai pembangunan dari manusia sejak dini. Program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau 55,1 juta jiwa pada 2025, pembangunan 166 Sekolah Rakyat, serta sekolah berasrama bagi anak kurang mampu dan siswa berprestasi menjadi contoh konkret komitmen negara dalam memastikan generasi muda tumbuh sehat dan cerdas.

Pada aspek pelayanan publik, Billy yang merupakan peneliti ekonomi pada pusat kajian daya saing ASEAN di politeknik Batam menjelaskan bahwa pemerintah terus menyederhanakan regulasi dan memangkas birokrasi agar ekonomi desa bergerak, usaha kecil tumbuh, serta negara berfungsi sebagai pelayan masyarakat, bukan penghambat aktivitas ekonomi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan Prabowonomics diukur dari naik kelasnya rakyat kecil. Negara hadir untuk melindungi dan mengangkat kesejahteraan masyarakat bawah, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan kualitas hidup meningkat.

Prabowonomics juga menekankan kemandirian nasional melalui penguatan sektor pangan, energi, dan industri. Dalam konteks global, Indonesia tetap mengedepankan politik luar negeri non-blok yang terbuka terhadap kerja sama perdagangan dan investasi. 

Diketahui Billy mendapatkan gelar master administrasi bisnis dari Australian National University, ia menyampaikan bahwa pada 2025 realisasi investasi Indonesia mencapai Rp1.931 triliun dan menyerap 2,71 juta tenaga kerja, menunjukkan bahwa keterbukaan yang terarah mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menciptakan lapangan kerja nyata.

Terakhir, ia menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan pemberantasan korupsi. Sepanjang 2025, sekitar 43 kasus korupsi berhasil diungkap, termasuk kasus besar fasilitas ekspor CPO yang mengembalikan Rp13,2 triliun ke kas negara. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah menempatkan hukum di atas kepentingan sempit demi keadilan dan kesejahteraan rakyat.

"Prabowonomics bukan sekadar konsep, tetapi arah pembangunan yang nyata menjaga stabilitas, membangun manusia, mempermudah layanan, melindungi rakyat kecil, memperkuat kemandirian nasional, membuka lapangan kerja, dan menegakkan hukum secara adil,” ujar Billy yang juga baru saja ditunjuk menjadi anggota komite dewan komisaris PT TASPEN.

Forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan fondasi ekonomi yang kuat dan visi pembangunan jangka panjang yang inklusif.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel: