Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

CEO Forum Sysmex Indonesia 2026 Soroti Kepemimpinan Transformatif Kesehatan

CEO Forum Sysmex Indonesia 2026 Soroti Kepemimpinan Transformatif Kesehatan Kredit Foto: Istihanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Emiliani Nababan selaku President Director Sysmex Indonesia menilai Indonesia tengah berada dalam fase transformasi kesehatan sejak pandemi COVID-19. 

“Kita bersyukur Indonesia itu saat ini sejak COVID masuk dalam satu transformasi kesehatan di Indonesia,” ujar Emiliani dalam media briefing di sela Sysmex Indonesia CEO Forum 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Ia menilai pemerintah menunjukkan keseriusan dalam mendorong transformasi tersebut, meski tantangan yang dihadapi tidak ringan. Dengan populasi sekitar 280 juta jiwa dan lebih dari 17 ribu pulau, pemerataan layanan kesehatan menjadi pekerjaan besar.

“Kami melihat bahwa pemerintah kita sangat serius untuk mewujudkan transformasi kesehatan ini. Tantangannya memang sangat sulit. Kita tidak bisa dengan mudah membandingkan dengan negara lain karena populasi kita 280 juta, 17.000 kepulauan. Distribusi fasilitas, sumber daya, dan kompetensi itu menjadi tantangan terbesar,” katanya.

Menurutnya, kondisi geografis dan demografis Indonesia membuat upaya pemerataan layanan kesehatan atau health equity menjadi lebih kompleks. Dalam konteks itu, Sysmex berupaya mengambil peran yang lebih strategis melalui kemitraan.

“Itulah mengapa kami melihat bagaimana Sysmex mengambil peran yang lebih nyata dan lebih strategis lewat kemitraan,” ujarnya.

Ia menjelaskan forum seperti CEO Forum menjadi sarana penting untuk memperkuat jejaring antar-rumah sakit dan berbagi praktik terbaik.

“Forum-forum seperti ini menolong kami melihat bagaimana Sysmex bukan hanya menyuarakan, tapi juga bermitra meningkatkan networking antara rumah sakit supaya bisa saling berbagi. Best practice di satu rumah sakit bisa menjadi inspirasi bagi tim yang lain,” kata Emiliani.

Selain itu, Sysmex juga memanfaatkan forum untuk memahami kebutuhan riil fasilitas kesehatan. Dari situ, perusahaan dapat merancang dukungan yang lebih tepat sasaran, termasuk program edukasi dan strategi distribusi.

“Kami sebagai provider bisa melihat apa kebutuhan riilnya supaya bisa kami address. Contohnya program edukasi apa yang bisa dilakukan, di kota mana bisa didistribusikan. Itu langkah-langkah strategis yang kami ambil untuk mendukung mimpi Indonesia Sehat, Generasi Sehat,” tuturnya.

Baca Juga: Perkuat Kolaborasi Strategis Hadapi 2026, KTM Solutions Gelar KTM Growth Forum

Di sisi lain, ia mengakui rumah sakit juga menghadapi tekanan bisnis dan regulasi. Fasilitas kesehatan dituntut tetap berkelanjutan secara finansial di tengah perubahan sistem pembiayaan dan tuntutan teknologi.

“Tantangan lain dari rumah sakit adalah mereka harus sustain secara bisnis. Regulasi juga berubah, kita dengar dari INA-CBG ke INA-DRG, klaim BPJS pasti ada kompleksitas. Belum lagi tuntutan teknologi yang makin advance,” ujarnya.

Karena itu, Sysmex Indonesia mengangkat tema kepemimpinan transformatif dalam CEO Forum tahun ini. Emiliani berharap para pemimpin rumah sakit mampu mendorong perubahan di institusinya masing-masing.

“Itu kenapa tahun ini kami mengambil tema leadership yang transformatif. Harapannya, kalau satu rumah sakit punya leader yang sangat baik melakukan transformasi dan itu dilakukan secara kolektif dalam komunitas, bukan mustahil bisa kita capai bersama-sama,” kata dia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: