Hunian Rp900 Juta-an Laku Keras, Parkland Podomoro Lampaui Target Pasca Free PPN 2026 Ditetapkan
Kredit Foto: Istimewa
Implementasi kebijakan Free PPN DTP 2026 memberi dampak positif terhadap kinerja pasar properti. Salah satu yang merasakan dampak ini adalah kawasan Parkland Podomoro Karawang, yang mendapat tren peningkatan drastis dalam aktivitas penjualan, intensitas kunjungan, dan kualitas prospek pembeli, khususnya dari segmen keluarga muda.
Free PPN DTP 2026 dinilai berhasil menurunkan hambatan awal (entry barrier) kepemilikan properti, sehingga mendorong keputusan pembelian yang lebih rasional dan terukur. Di Parkland Podomoro, momentum ini dimanfaatkan melalui program serah terima 2026.
“Diproyeksikan 60 unit yang sesuai dengan kriteria program Free PPN DTP akan diserahterimakan tahun ini di klaster Evergreen dan klaster Emory dengan dominasi unit 1 lantai dan shophouse La Promenade,” ujar Regional Marketing Director Agung Podomoro, Tedi Guswana, Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan catatan Parkland Podomoro, lonjakan minat paling nyata terlihat dari konsumen end-user usia muda dan produktif, serta investor jangka menengah, terutama pada tipe Viola yang terkena insentif. Pola interaksi dengan calon pembeli pun mengalami perubahan mendasar.
“Setelah Free PPN DTP 2026 terealisasi, pola percakapan dengan konsumen berubah. Mereka datang dengan mindset membeli hunian atau ruko di momentum yang tepat, bukan menunggu. Ini indikasi pasar yang semakin matang bahkan pada segmen usia muda dan produktif,” jelas Tedi.
Konsumen tidak lagi hanya fokus pada harga, tetapi telah bergeser ke pembahasan yang lebih strategis seperti fasilitas kawasan, potensi apresiasi nilai properti, dan jaminan kawasan bebas banjir.
Insentif harga juga terasa nyata. Rumah satu lantai yang sebelumnya dibanderol sekitar Rp1 miliar, kini dapat diperoleh di kisaran Rp900 jutaan setelah potongan Free PPN DTP, dilengkapi fasilitas premium seperti kolam renang, lapangan basket, gym, jogging track, dan 40% kawasan hijau dari total lahan seluas 130 hektar.
Baca Juga: PPN DTP 100% Diperpanjang, Risiko Harga Properti Tetap Perlu Diwaspadai
Faktor pendorong lainnya adalah percepatan pembangunan fisik kawasan yang memberikan keyakinan tambahan bagi konsumen. Progres infrastruktur, penyelesaian fasilitas seperti clubhouse dan botanical garden, serta rencana pengembangan Central Business District (CBD) semakin memperkuat nilai jual.
Lokasi strategis di jantung kawasan industri Karawang, didukung akses mudah ke Tol Karawang Barat dan Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang, serta reputasi kuat Agung Podomoro Land, menciptakan proposisi nilai yang semakin kompetitif dengan adanya insentif pemerintah ini.
Parkland Podomoro menilai kondisi ini sebagai sinyal positif kematangan pasar. Rasio konversi dari kunjungan menjadi transaksi mengalami peningkatan, mengindikasikan kesiapan fundamental calon pembeli.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat