Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ketahanan Ekonomi RI Dibangun dari Kebijakan Kuat dan Kredibel

Ketahanan Ekonomi RI Dibangun dari Kebijakan Kuat dan Kredibel Kredit Foto: Nadia Khadijah Putri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan ketahanan perekonomian Indonesia dibangun melalui kebijakan yang kuat dan kredibel yang dijalankan secara konsisten, bukan terjadi secara kebetulan.

Pada kuartal IV-2025, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,39 persen secara tahunan(yoy), serta tumbuh 5,11 persen sepanjang tahun 2025. 

Baca Juga: Tegaskan Dukungan Penuh untuk Presiden Prabowo, SBY Serukan Kolaborasi Wujudkan Ekonomi Baru

Hal ini menempatkan Indonesia dalam jajaran ekonomi dengan kinerja terbaik di antara negara-negara APEC.

Ini disampaikan Menko Airlangga dalam Opening Remarks pada Opening Ceremony APEC Business Advisory Council (ABAC) Meeting I 2026 di Jakarta, Sabtu (7/02/2026).

“Indonesia tetap resilien, bukan karena kebetulan, tetapi karena kebijakan yang kuat dan kredibel yang terus dijalankan untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif dan selaras dengan agenda reformasi,” tegas Menko Airlangga, dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Minggu (8/2).

Lebih lanjut, Menko Airlangga menjelaskan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi telah berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan menurun di angka 8,5 persen, tingkat pengangguran turun menjadi 4,9 persen, rasio ketimpangan membaik, serta Indeks Pembangunan Manusia meningkat. 

Capaian tersebut didukung oleh bauran kebijakan yang terkoordinasi, penguatan koordinasi lintas sektor, serta komunikasi kebijakan yang konsisten.

Dalam konteks kerja sama kawasan, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Agenda Reformasi Struktural APEC 2026–2030 difokuskan pada upaya untuk mendorong persaingan usaha yang adil, perbaikan iklim usaha, serta percepatan inovasi dan digitalisasi, termasuk pemberdayaan pelaku ekonomi. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Bagikan Artikel: